×
Kamis, 24 September 2020
loading content

Umumkan PSBB, Tapi Anies Ajukan Anggaran Pengadaan Taman Rp115 Miliar

Rabu, 16 September 2020, 13:57 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Umumkan PSBB, Tapi Anies Ajukan Anggaran Pengadaan Taman Rp115 Miliar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Tempo.co)

Infoanggaran.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan anggaran sebesar Rp115,4 miliar untuk pengadaan taman di tengah pandemi Covid-19 pada APBD 2020. Padahal sejak Senin (14/9/2020), Anies mengumumkan pelaksaan PSBB total di DKI Jakarta hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Menanggapi hal itu, Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Viani Limardi menganggap kebijakan ini merupakan cerminan dari lemahnya kemampuan Gubernur DKI Jakarta dalam mengelola uang rakyat.

"Di tengah situasi sulit akibat pandemi covid-19, Pak Anies harus lebih serius mengelola anggaran. Jangan buang-buang uang rakyat untuk belanja yang tidak penting dan tidak mendesak," kata Viani, Selasa (15/9/2020).

Viani menemukan anggaran pengadaan taman tersebut di sirup.lkpp.go.id, yaitu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Menurut Viani, anggaran taman ini diajukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI. Rinciannya, dari total paket pengadaan Rp115,4 miliar, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengalokasikan anggaran Rp80,1 miliar.

Kemudian, untuk Suku Dinas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota di Kota Jakarta Pusat mengalokasikan Rp16 miliar, Jakarta Utara Rp6,5 miliar, Jakarta Timur Rp6,4 miliar, Jakarta Barat Rp6,3 miliar, dan Jakarta Selatan Rp41,7 juta.

Viani lebih heran lagi ketika tahu bahwa paket pengadaan ini diajukan ke SiRUP LKPP pada 12 Agustus 2020. Kemudian, paket Rp16 miliar di Jakarta Pusat diajukan pada 26 Agustus 2020.

"Semua orang sudah tahu kita lagi defisit anggaran akibat pandemi Covid-19, tetapi mengapa malah input paket rencana pengadaan tanaman ke sistem SiRUP?" Tanya Viani.

Untuk itu, dia menyarankan agar APBD Perubahan tahun 2020 segera dibahas di DPRD untuk menentukan mana saja anggaran yang dipotong dan yang perlu dipertahankan.

 

Kurang Rp400 Miliar

Sementara itu, anggota Komisi Keuangan DPRD DKI Jakarta S Andyka memperkirakan anggaran penanggulangan Covid-19 di DKI masih kurang sekitar Rp400 miliar.

“Kami prediksi masih kurang, terutama untuk bantuan sosial," kata Andyka.

Politikus Gerindra ini mengatakan, Pemerintah DKI setidaknya membutuhkan anggaran Rp5,4 triliun. Hingga saat ini, pemerintah DKI baru mendapatkan Rp5,03 triliun dari realokasi anggaran yang dimasukkan ke Belanja Tidak Terduga (BTT).

Hingga pertengahan September, Pemprov telah menggunakan Rp2,83 triliun. Sisanya Rp2,2 triliun masih belum digunakan. “Anggaran itu sebenarnya belum ada, sehingga pemerintah perlu meningkatkan pendapatan dari sektor pajak,” katanya.

Terkait kekurangan anggaran itu, Andyka juga berharap dana bagi hasil pemerintah pusat segera turun untuk menanggulangi Covid-19 di DKI.

Tagar. #anggaran covid-19 #PSBB DKI Jakarta #Anies baswedan #anggaran pengadaan taman #apbd 2021

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Kamis, 24 September 2020, 15:04 WIB

Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun

Kenaikan utang itu disebabkan oleh peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

selengkapnya
Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun
Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar

Rabu, 23 September 2020, 15:43 WIB

Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar