×
×
Rabu, 27 Januari 2021
OBS 2019
loading content

Tunggak Utang Rp173 Miliar, Anak Usaha PLN Digugat Pailit

Jumat, 27 November 2020, 14:45 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Tunggak Utang Rp173 Miliar, Anak Usaha PLN Digugat Pailit

PT Indonesia Power. (cnbcindonesia.com)

Infoanggaran.com, Jakarta - PT Indonesia Power, anak usaha PT PLN, digugat pailit oleh Konsorsium Kinarya Liman Margaseta (KKLM) gegara menunggak utang sebesar Rp173,56 miliar.

"Indonesia Power tidak membayar kewajibannya kepada klien kami. Tagihan KKLM kepada Indonesia Power Rp173,56 miliar," ujar kuasa hukum KKLM Otto Hasibuan, Kamis (26/11/2020).

Otto mengatakan, Indonesia Power sudah dua bulan tidak membayar utang yang ditagihkan KKLM sejak adanya putusan arbitrase dan putusan Mahkamah Agung (MA).

"Utang tersebut timbul atas adanya putusan arbitrase dan putusan MA yang menghukum Indonesia Power membayar sejumlah (Rp173,56 miliar) tersebut di atas," terang Otto.

Untuk diketahui, Indonesia Power hingga saat ini mengelola enam unit pembangkitan (UP), dua unit pembangkitan dan jasa pembangkitan (UPJP), 12 unit jasa pembangkitan (UJP), dan satu unit jasa pemeliharaan.

Sementara total daya terpasang pembangkit listrik yang dimiliki Indonesia Power mencapai 16.376,6 MW yang tersebar di berbagai daerah. Bahkan sekitar 9,4 persen atau 1.541,6 MW dari total daya terpasang merupakan energi baru terbarukan (EBT).

 

Masuk Pengadilan

Gugatan pailit yang dilayangkan KKLM kepada Indonesia Power telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 November 2020 lalu.

Melansir laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat, gugatan pailit tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 49/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Niaga Jkt.Pusat.

Dalam gugatannya, KKLM menyampaikan beberapa tuntutan. Salah satunya, meminta hakim yang menangani perkara agar menerima dan mengabulkan permohonan pernyataan pailit yang diajukan oleh pemohon untuk seluruhnya.

Selain itu, KKLM juga meminta hakim agar menyatakan Indonesia Power dalam keadaan pailit beserta seluruh akibat hukumnya.

Tagar. #PLN #ebt #Indonesia Power #indonesia power digugat pailit

Berita Terkait
Hore! PLN Turunkan Tarif Non-subsidi

Kamis, 01 Oktober 2020, 20:48 WIB

Hore! PLN Turunkan Tarif Non-subsidi
Artikel Lainnya

Selasa, 26 Januari 2021, 20:14 WIB

Pemerintah Tambah 8 Aturan Baru Turunan UU Ciptaker Soal PUPR

Saat ini, total regulasi turunan UU Ciptaker berjumlah 52.

selengkapnya
Pemerintah Tambah 8 Aturan Baru Turunan UU Ciptaker Soal PUPR
Anggaran PEN Naik Lagi Jadi Rp553 Triliun

Selasa, 26 Januari 2021, 13:48 WIB

Anggaran PEN Naik Lagi Jadi Rp553 Triliun