×
×
Kamis, 15 April 2021
OBS 2019
loading content

Tunda Bansos untuk Hindari Pelanggaran Pilkada, Kemensos: Bansos Jalan Terus

Rabu, 07 Oktober 2020, 11:05 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Tunda Bansos untuk Hindari Pelanggaran Pilkada, Kemensos: Bansos Jalan Terus

Ilustrasi Bantuan Sosial (Foto: Istimewa)

Infoanggaran.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) mengingatkan agar tidak ada daerah yang menunda pemberian bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi covid-19 dalam kondisi apa pun, termasuk karena alasan pelaksaan pemilihan kepada daerah (Pilkada).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas Kementerian Sosial Sonny Manalu menyusul rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait penundaan penyaluran bansos di sejumlah kabupaten/kota di provinsinya yang melangsungkan Pilkada Serentak 2020.

"Kemensos tidak toleransi alasan penundaan akibat Pilkada. Semua daerah harus disalurkan tepat waktu. Tahap 1-2 batas akhir 10 Oktober, tahap 3 batas akhir 30 Oktober 2020," ujar Sonny, Selasa (6/10/2020).

Sonny memastikan bantuan sosial yang disalurkan Kemensos akan terus berjalan. Untuk tahap keempat, ia mengatakan akan dijalankan sesuai jadwal Desember 2020.

Hingga saat ini, Sonny mengakui belum ada laporan penyalahgunaan bansos untuk kepentingan Pilkada. 

Sebelumnya, Pemprov Jabar menyatakan akan menunda penyaluran bansos kepada warga yang berada di daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

 

Hindari Pelanggaran

Menurut Gubernur Jabar Ridwan Kamil, penundaan penyaluran bansos dilakukan untuk menghindari pelanggaran pemilu.

"Menjawab kekhawatiran dari masyarakat, Pilkada ini sangat rawan pelanggaran sehingga kami memutuskan pembagian bansos akan ditunda dengan cara yang baik di daerah yang melaksanakan Pilkada," ujar Ridwan, Senin (5/10/2020).

Namun Ridwan menanbahkan, penundaan bansos tidak mencakup semua tahapan penyaluran, melainkan hanya untuk tahap keempat.

Berbeda dengan bansos pada tahap I-III yang berupa paket uang dan sembako senilai Rp500 ribu, bantuan tahap IV ini akan berbentuk uang tunai senilai Rp500 ribu.

Di Jabar, ada delapan daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan nomor urut 25 pasangan calon yang akan berkontestasi pada 9 Desember 2020 mendatang.

Delapan daerah yang menggelar Pilkada di Jabar adalah Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Bandung. Lalu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, dan Kota Depok.

Tagar. #bantuan langsung tunai #bantuan sosial #pilkada 2020 #kementerian sosial

Berita Terkait
Mensos Risma Bakal Perbarui Mekanisme Laporan Bansos

Selasa, 29 Desember 2020, 15:33 WIB

Mensos Risma Bakal Perbarui Mekanisme Laporan Bansos
Selain Tak Sesuai Janji, Ada Pungli di Bansos DKI

Selasa, 08 Desember 2020, 21:54 WIB

Selain Tak Sesuai Janji, Ada Pungli di Bansos DKI
Subsidi Upah Rp2,4 Juta Bisa Timbulkan Kecemburuan

Selasa, 11 Agustus 2020, 12:45 WIB

Subsidi Upah Rp2,4 Juta Bisa Timbulkan Kecemburuan
Artikel Lainnya

Senin, 12 April 2021, 15:39 WIB

Mahfud MD Sebut Kasus BLBI Rugikan Negara Rp109 Triliun

Menurut Mahfud, pemerintah berusaha mengembalikan uang Rp109 triliun ke kas negara.

selengkapnya
Mahfud MD Sebut Kasus BLBI Rugikan Negara Rp109 Triliun
RKA DPR 2022 Capai Rp7,9 Triliun

Jumat, 09 April 2021, 14:40 WIB

RKA DPR 2022 Capai Rp7,9 Triliun