×
Senin, 26 Oktober 2020
loading content

Target Penerimaan Pajak 2021 Turun 3,05 Persen

Jumat, 11 September 2020, 12:56 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Target Penerimaan Pajak 2021 Turun 3,05 Persen

Ilustrasi (Foto: Kompas.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, target penerimaan pajak 2021 turun sebesar 3,05 persen dari yang tertuang dalam RUU RAPBN 2021. Dengan demikian, target penerimaan pajak 2021 kini menjadi Rp1.229,6 triliun, atau merosot sebanyak Rp38,9 triliun dari rencana awal Rp1.268,4 triliun.

“Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI telah menyepakati target penerimaan pajak tersebut,” jelas Sri, Jumat (11/9/2020).

Koreksi target penerimaan pajak tersebut dilakukan dengan pertimbangan proyeksi penerimaan pajak 2020 tidak mencapai target.

“Berdasarkan pengalaman 2020, yang lebih rendah menyebabkan implicit growth menjadi sangat tinggi, yaitu mendekati 18 persen. Dan 2021, kita masih melihat ketidakpastian ekonomi yang cukup besar,” tuturnya.

Kendati demikian, Sri Mulyani memastikan Ditjen Pajak tetap akan mengupayakan mengumpulkan pajak secara maksimal tahun mendatang.

"Tetap ada effort yang bisa dipertanggungjawabkan dari DJP untuk penerimaan pajak yang optimal," ujarnya.

 

PPh Migas Naik

Sri mengungkapkan, pihaknya menargetkan penerimaan pajak penghasilan (PPh) migas naik 11,0 persen, dari semula Rp41,2 triliun menjadi Rp45,7 triliun.

Namun target penerimaan PPh nonmigas turun sebesar 3,12 persen, dari Rp658,7 triliun menjadi Rp638,1 triliun.

Sementara sisi penerimaan perpajakan 2021 turun hingga 2,52 persen. Dari semula Rp1.481,9 triliun menjadi Rp1.444,5 triliun.

Namun tidak semua target pajak mengalami pemangkasan. Jika target penerimaan pajak turun hingga 3,05 persen, target penerimaan kepabeanan dan cukai justru naik 0,74 persen dari Rp205,7 triliun menjadi Rp213,4 triliun.

 

Target Realitis

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah berharap pemerintah dapat mencapai target penerimaan pajak yang ditetapkan. “Sebab penerimaan pajak akan menjadi penentu dalam pencapaian target pembangunan 2021,” katanya.

Lebih lanjut dia menilai bahwa target penerimaan pajak yang sudah disepakati sebesar Rp1.229,6 triliun cukup realistis sekaligus optimistis. Said yakin pemerintah dapat merealisasikannya.

Said sendiri menilai target penerimaan pajak tersebut sudah berada di atas pertumbuhan alamiahnya sekitar 9 persen.

Namun dia juga mengingatkan bahwa target tersebut juga memiliki konsekuensi tersendiri dalam postur APBN lainnya. "Jika tidak tercapai, pemerintah harus memiliki manajemen risiko fiskal yang baik, untuk tidak boleh lagi menambah defisit anggaran," tegasnya.

Tagar. #sri mulyani #APBN 2021 #Banggar DPR #penerimaan pajak #target penerimaan pajak

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 23 Oktober 2020, 15:31 WIB

Realisasi Capai 84 Persen, Komisi VIII Yakin Belanja Kemensos Tepat Sasaran

Realisasi anggaran Kemensos mencapai sebesar Rp112,6 triliun atau 84 persen dari total pagu Rp134 triliun.

selengkapnya
Realisasi Capai 84 Persen, Komisi VIII Yakin Belanja Kemensos Tepat Sasaran
Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN

Jumat, 23 Oktober 2020, 12:22 WIB

Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN