×
×
Kamis, 18 Agustus 2022
OBS 2019
loading content

Tanggulangi Kemiskinan, Program Pendampingan Desa Miskin Perlu Dievaluasi

Jumat, 04 Maret 2022, 17:47 WIB
Penulis: Romauli Lubis
Editor: Maryono

Tanggulangi Kemiskinan, Program Pendampingan Desa Miskin Perlu Dievaluasi

Potret kemiskinan di desa. (Foto: ranahriau).

Infoanggaran.com, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan, program pendampingan desa miskin perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk menanggulangi tingkat kemiskinan di wilayahnya.

"Kemiskinan yang ada di kota dan desa bisa diinventarisasi. Pendamping memiliki pedoman yang sama terkait kriteria DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)," ucap Taj Yasin saat memimpin rapat Evaluasi Desa Dampingan 2021 dan Rencana Desa Dampingan 2022, Jumat (4/3/2022). 

Taj Yasin menambahkan, program pendampingan desa miskin tidak hanya menyasar ke pembangunan fisik saja. Akan tetapi harus memberi pemberdayaan kepada masyarakat desa.

Menanggapi hal ini, Bupati Kudus HM Hartopo akan mengerahkan seluruh OPD untuk melayani masyarakat hingga ke tingkat RT/RW. 

"Apalagi saat masa pandemi Covid-19, anggaran harus dimaksimalkan," kata Hartopo, dalam kesempatan yang sama. 

Upaya yang akan dilakukannya adalah  kembali menerapkan program jogo tonggo yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Tujuannya untuk mengatasi keterbatasan penanganan di bidang penyakit menular. Dia juga akan membantu meningkatkan ekonomi desa di Kabupaten Kudus dengan mengembangkan teknologi digital seperti platform e-commerce, wisata dan UMKM.

Tagar. #DTKS #miskin #desa #Jawa #Taj Yasin

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 20 Mei 2022, 14:16 WIB

Dana Jasa Covid-19 untuk Nakes RSUD Maluku Rp36 M Tidak Bisa Cair

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Ruslan Hurasan kejadian ini tidak terulang lagi.

selengkapnya
Dana Jasa Covid-19 untuk Nakes RSUD Maluku Rp36 M Tidak Bisa Cair