×
×
Kamis, 18 Agustus 2022
OBS 2019
loading content

Sri Mulyani: Anggaran K/L Tidak Fleksibel

Kamis, 14 April 2022, 15:09 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Romauli Lubis

Sri Mulyani: Anggaran K/L Tidak Fleksibel

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Youtube Kemenkeu RI)

Infoanggaran.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, anggaran kementerian/lembaga (K/L) tidak fleksibel untuk melaksanakan program dan kegiatan, bahkan seringkali tidak efektif dan efisien.

Dia menjelaskan, selama ini anggaran K/L yang disalurkan Kemenkeu sudah dijatah untuk masing-masing eselon I di setiap K/L.

"Anggarannya sudah dikotak-kotak di masing-masing eselon I," ujar Sri Mulyani saat Rakornas Pelaksanaan Anggaran 2022 Day 2, dikutip pada Kamis (14/4/2022).

Tidak hanya itu, jumlah eselon I di masing-masing K/L seringkali menjadi acuan dari banyaknya program yang dijalankan. Singkatnya, setiap eselon I memiliki program sendiri-sendiri.

Padahal, setiap program harus bersinergi di tingkat ditjen untuk mencapai tujuan pembangunan, bahkan antar K/L.

"Waktu mau mencapai tujuan, kan tidak tergantung dari masing-masing dirjennya, tapi satu kementerian, enggak bisa dipilah-pilah," tandas Menkeu.

Oleh sebab itu, lanjut dia, saat ini Kemenkeu bersama Bappenas tengah mereformasi pola penganggaran K/L yang lebih sederhana.

Penyederhanaan tersebut agar masing-masing K/L tidak lagi mencerminkan kegiatan dari eselon I, melainkan untuk mencapai tujuan pembangunan seperti perbaikan SDM, perbaikan pendidikan dan kesehatan, serta perbaikan kesejahteraan.

Dengan begitu, kata Sri Mulyani, nantinya program dan kegiatan bisa berjalan di antara eselon I atau bahkan antar kementerian.

"Inilah yang kita sebut bahwa anggaran mengikuti program, money follow program. Program itu tidak di satu unit, apalagi unit yang kecil," imbuh dia.

Tagar. #sri mulyani #apbn #belanja k/l

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Rabu, 25 Mei 2022, 17:31 WIB

Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya

Pencairan ini sangat krusial lantaran tahapan pendaftaran partai dan verifikasi partai akan mulai pada Agustus dan Desember.

selengkapnya
Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya