×
×
Kamis, 18 Agustus 2022
OBS 2019
loading content

Setoran PPN Batu Bara Capai Rp439,47 Miliar

Senin, 28 Juni 2021, 13:05 WIB
Penulis: Redaksi
Editor: Jimmy Radjah

Setoran PPN Batu Bara Capai Rp439,47 Miliar

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Infoanggaran.com, Jakarta  Data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menunjukkan realisasi penerimaan PPN dari batu bara mencapai Rp439,47 miliar pada periode Januari-Mei 2021. Secara rata-rata, setorannya mencapai Rp87,89 miliar per bulan.

Jumlah tersebut naik hampir dua kali lipat dari realisasi November 2020 yang sebesar Rp48,29 miliar. Bahkan, penerimaan PPN batu bara menjadi salah satu penopang penerimaan PPN dalam negeri mencapai Rp109,58 triliun pada Januari-Mei 2021, tumbuh 15,95 persen year on year (yoy).

Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan realisasi pada bulan November 2020 lalu sebesar Rp48,29 miliar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, secara umum kinerja penerimaan pajak dari komoditas termasuk batu bara naik akibat perdagangan dan manufaktur global yang terus membaik.

Baltic dry index konsisten di level tinggi dan ekspansi Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur global di bulan Mei tertinggi sejak 2010, yaitu 56,” kata Menkeu pekan lalu.

Sebagai gambaran, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) pada bulan Mei 2021 mencapai USD89,74 per ton, naik signifikan jika dibandingkan HBA pada bulan November 2020 senilai USD55,71 per ton.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, kemungkinan besar HBA melonjak hingga Juli mendatang. Namun, HBA Agustus-Desember 2021 masih dibayangi oleh pemulihan ekonomi di dalam dan luar negeri baik dari sisi suplai maupun permintaan.

Dengan tren harga komoditas batu bara yang moncer di pasar global, Kepala Ekonom Indo Premier Sekuritas Luthfi Ridho menilai, penerimaan PPN batu bara bisa mencapai Rp1 triliun di tahun 2021.

Sementara Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute (TRI) Prianto Budi Sapton menyarankan PPN seperti ini dikenakan pada hasil tambah lain sesuai rancangan UU Perpajakan.

Perlu diketahui, sebelum Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja berlaku, komoditas batu bara merupakan salah satu yang tidak tergolong sebagai Barang Kena Pajak (BKP). Namun, sejak pemberlakuan UU Cipta mulai tanggal 2 November 2020, batu bara menjadi BKP dan atas penyerahannya dikenakan PPN.

Tagar. #batu bara #PPN batu bara #produk #PPN

Berita Terkait
Produksi Batu Bara Nasional Melanggar RUEN

Jumat, 11 Juni 2021, 12:25 WIB

Produksi Batu Bara Nasional Melanggar RUEN
Artikel Lainnya

Rabu, 25 Mei 2022, 17:31 WIB

Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya

Pencairan ini sangat krusial lantaran tahapan pendaftaran partai dan verifikasi partai akan mulai pada Agustus dan Desember.

selengkapnya
Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya