×
×
Sabtu, 28 November 2020
OBS 2019
loading content

Serapan Pemulihan Ekonomi di Daerah Rendah, Menkeu Minta Ditingkatkan

Kamis, 22 Oktober 2020, 17:54 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Serapan Pemulihan Ekonomi di Daerah Rendah, Menkeu Minta Ditingkatkan

Ilustrasi (katadata.co.id)

Infoanggaran.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, serapan anggaran belanja pemerintah daerah terkait pemulihan ekonomi pandemi Covid-19 masih rendah. 

“Beberapa belanja pemerintah daerah yang berhubungan dengan pemulihan ekonomi masih sangat minim,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).

Belanja pemda di sektor kesehatan misalnya, Sri Mulyani mengatakan hingga 31 September 2020 realisasinya baru 43 persen atau setara Rp13,3 triliun dari total pagu anggaran kesehatan Rp30,4 triliun.

Demikian halnya dengan jaring pengaman sosial. Dari pagu alokasi Rp22,8 triliun, serapan anggarannya baru 51 persen atau Rp11,7 triliun. “Masih ada tiga bulan lagi, 49 persen seharusnya bisa sangat membantu masyarakat di daerah,” jelas Sri Mulyani.

Serapan yang rendah juga terjadi pada belanja pemerintah daerah yang mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan untuk pelaku usaha dari tekanan ekonomi akbat pandemi ini baru teralisasi Rp2,6 triliun atau 13,7 persen dari total pagu sebesar Rp19,42 triliun.

 

Berbanding Terbalik

Sri Mulyani menyesalkan serapan belanja pemda terkait pemulihan ekonomi yang masih rendah di tengah masyarakat membutuhkan uluran tangan pemerintah akibat pandemi Covid-19.

Bahkan dia mengklaim bahwa kondisi itu berbanding terbalik dengan upaya pemerintah yang terus  menerus berusaha untuk melakukan percepatan realisasi program pemulihan ekonomi nasiona (PEN).

“(Tapi) kita lihat, di daerah masih perlu untuk ditingkatkan,” imbuh Sri Mulyani.

Lebih jauh, Sri menyatakan rendahnya serapan belanja pemda terkait pemulihan ekonomi pertanda adanya banyak masalah atau kendala dari sisi non-anggaran. Dia berharap, masalah tersebut bisa diselesaikan bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

“Sehingga dunia usaha dan masyarakat bisa segera mendapatkan manfaat dari desain APBN dan APBD yang memang juga mengalami shock sangat besar pada 2020 ini akibat Covid-19,” pungkasnya.

Tagar. #sri mulyani #kemenkeu #pemulihan ekonomi nasional #Pemulihan Ekonomi

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 27 November 2020, 19:26 WIB

Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah

Banyak program yang tidak terlaksana karena fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

selengkapnya
Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah
Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya

Jumat, 27 November 2020, 17:12 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya