×
×
Minggu, 29 November 2020
OBS 2019
loading content

Serapan Anggaran 67 Persen dari Target, Menkeu Klaim Akselerasi Berhasil

Senin, 19 Oktober 2020, 15:12 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Serapan Anggaran 67 Persen dari Target, Menkeu Klaim Akselerasi Berhasil

Ilustrasi (liputan6.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Serapan anggaran belanja negara hingga September 2020 mencapai Rp1.Rp1,1 triliun. Jumlah tersebut setara 67,2 persen dari target belanja negara sebesar Rp2.739,2 triliun.

“Pemerintah berhasil mengakselerasikan belanjanya secara luar biasa pada kuartal III,” klaim Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (19/10/2020).

Dari total realisasi belanja, mengacu paparan Sri Mulyani, terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.211,4 triliun atau 61,3 persen dari target sebesar Rp1.975,2 triliun.

Rinciannya, realisasi belanja kementerian/lembaga Rp632,1 triliun dan non K/L sebesar Rp579,2 triliun. Dibandingkan dengan target dalam APBN 2020, angka tersebut masing-masing baru 75,6 persen dan 50,9 persen.

Sisa belanja negara hingga September 2020 sebesar Rp629,7 triliun direalisasikan lewat transfer ke daerah dan dana desa (TKDD). Ini baru 82,4 persen dari target TKDD pada 2020 sebesar Rp763,9 triliun.

Lebih rinci, realisasi TKDD itu terdiri transfer ke daerah Rp572 triliun dan dana desa Rp57,7 triliun.

Mengingat serapan anggaran mencapai Rp1.841,1 triliun, Menkeu berharap hal ini menjadi pendorong atau menciptakan siklus yang positif atau mendekati positif pada kuartal III dan IV.

 

Defisit Masih Sesuai

Untuk menopang belanja negara hingga September 2020 Rp1.841,1 triliun, APBN mengalami defisit sebesar Rp682,1 triliun. Musababnya, pendapatan negara hanya terealisasi Rp1.159 triliun.

Kendati mencapai 4,16 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), Sri Mulyani mengatakan defisit itu triliun masih sesuai target yang diatur dalam Perpres 72 Tahun 2020.

Bahkan, defisit itu relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara lain. “Tolong diingat, defisit di negara lain bahkan mencapai di atas belasan dan 20-an persen,” tegas Sri Mulyani.

Untuk diketahui, pemerintah memproyeksikan defisit anggaran pada 2020 mencapai Rp1.039,2 triliun. Artinya, defisit Rp682,1 triliun baru 65,6 persen dari proyeksi.

Kendati begitu, jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Per September 2019, defisit anggaran hanya sebesar Rp254,4 triliun.

Tagar. #kemenkeu #defisit #belanja negara

Berita Terkait
Akhir Oktober, Utang Pemerintah Kian Menggunung

Kamis, 26 November 2020, 12:16 WIB

Akhir Oktober, Utang Pemerintah Kian Menggunung
Realisasi APBD Baru 62 Persen

Selasa, 24 November 2020, 14:38 WIB

Realisasi APBD Baru 62 Persen
KTT G20 Belum Sepakat Soal Pajak Digital

Senin, 23 November 2020, 09:51 WIB

KTT G20 Belum Sepakat Soal Pajak Digital
Komisi XI DPR: Harus Ada Kriteria Pemberian PMN

Selasa, 17 November 2020, 11:13 WIB

Komisi XI DPR: Harus Ada Kriteria Pemberian PMN
Artikel Lainnya

Jumat, 27 November 2020, 19:26 WIB

Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah

Banyak program yang tidak terlaksana karena fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

selengkapnya
Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah
Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya

Jumat, 27 November 2020, 17:12 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya