×
×
Sabtu, 23 Oktober 2021
OBS 2019
loading content

Proyeksi Pendapatan Meleset, DKI Kurangi Anggaran Belanja

Kamis, 14 Oktober 2021, 16:56 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Proyeksi Pendapatan Meleset, DKI Kurangi Anggaran Belanja

Ilustrasi. (jatimtimes.com).

Infoanggaran.com, Jakarta - Proyeksi pendapatan daerah Provinsi DKI Jakarta  meleset dari perkiraan awal yang ditaksir bisa mencapai sebesar Rp72,18 triliun pada tahun anggaran 2021.

Dalam dokumen perubahan kebijakan umum perubahan anggaran prioritas dan plafon anggaran sementara (KUPA-PPAS) APBD 2021, kini Pemprov DKI hanya memproyeksikan pendapatan daerah  Rp64,8 triliun.

"Secara netto, menurun sebesar Rp7,34 triliun atau menurun 10,17 persen," ujar Wakil Gubernur DKI Riza Patria membacakan pidato penjelasan Gubernur atas Raperda APBD Perubahan 2021 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Proyeksi pendapatan daerah yang merosot "memaksa" Pemprov Jakarta untuk mengurangi anggaran belanja dari semula sebesar Rp72,96 triliun.

Riza membeberkan, KUPA PPAS APBD DKI 2021 hanya mengalokasikan anggaran untuk belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer sebesar Rp 72,96 triliun.

"Sehingga secara netto Belanja Daerah mengalami pengurangan Rp3,33 triliun atau 4,58 persen," imbuh Riza.

Pembiayaan Naik

Di samping itu, Riza Patria mengungkapkan bahwa postur pembiayaan daerah dalam KUPA PPAS APBD DKI Jakarta 2021 mengalami perubahan.

Penerimaan pembiayaan, salah satunya. Semula Pemprov DKI hanya sebesar Rp12 triliun yang berasal dari prediksi SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun anggaran 2020 dan penerimaan pinjaman daerah.

"Melalui perubahan ini, penerimaan pembiayaan mengalami kenaikan 22,25 persen atau sebesar Rp2,67 triliun menjadi Rp 14,68 triliun," kata Riza.

Menurut dia, kenaikan terjadi pada SiLPA penetapan APBD 2021 sebesar Rp 2,02 triliun menjadi 5,15 triliun atau naik 155,20 persen.

KUPA PPAS juga hanya memperkirakan penerimaan daerah senilai Rp9,51 triliun. "Angka tersebut lebih kecil dibandingkan dengan penetapan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 9,98 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp 469 miliar atau 4,70 persen," tukas Riza.

Sementara itu, Riza menyampaikan pengeluaran pembiayaan pada tahun anggaran 2021 juga ikut berubah dari semula sebesar Rp11,22 triliun menjadi Rp9,89 triliun.

Tagar. #Pendapatan DKI #Belanja DKI #apbd 2021 #APBD DKI #pemprov dki

Artikel Lainnya

Senin, 18 Oktober 2021, 15:26 WIB

Ketua DPRD DKI: Anies Harus Jelaskan Penggunaan Anggaran Formula E

Hak interpelasi perlu dilakukan DPRD DKI semata-mata untuk menjalankan fungsi pengawasan.

selengkapnya
Ketua DPRD DKI: Anies Harus Jelaskan Penggunaan Anggaran Formula E
DPRD DKI Sepakati APBD Rp79,52 Triliun

Senin, 11 Oktober 2021, 21:09 WIB

DPRD DKI Sepakati APBD Rp79,52 Triliun
Penanggulangan HIV/AIDS di Banjarmasin Nyaris Vakum

Kamis, 02 September 2021, 14:31 WIB

Penanggulangan HIV/AIDS di Banjarmasin Nyaris Vakum