×
×
Kamis, 13 Mei 2021
OBS 2019
loading content

Peta Jalan Pendidikan, BPIP: Perlu, Tapi Butuh Sosialisasi

Rabu, 10 Februari 2021, 12:18 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Peta Jalan Pendidikan, BPIP: Perlu, Tapi Butuh Sosialisasi

Ilustrasi. (mediaindonesia.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) BPIP Romo Benny Susetyo menyambut baik pembentukan Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 yang tengah disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Rohaniawan yang akrab disapa Romo Benny ini mengatakan, panduan penyelenggaraan pendidikan Indonesia tersebut sangat diperlukan dunia pendidikan. Sebab, selama ini kebijakan pendidikan acap kali berubah-ubah seiring pergantian kekuasaan. Ini menimbulkan kesan bahwa peserta didik hanya sebatas kelinci percobaan.

“(Akibatnya) dunia pendidikan menjadi karut-marut, tidak tentu arahnya,” ujar Romo Benny dalam keterangan tertulis yang diterima Infoanggaran.com, Rabu (10/2/2021).

Kendati begitu, Romo berharap Kemendikbut tak tergesa-gesa merampungkan Peta Jalan Pendidikan 2020-2035. Sebab, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu sosialiasi kepada para pemangku kepentingan dan juga masyarakat luas.“

Selain untuk menerima masukan dari pemangku kepentingan dan masyarakat luas, sosialisasi perlu dilakukan agar tidak ada miskomunikasi atau mispersepsi yang berdampak pada polemik dalam masyarakat sebagai dampak lahirnya Peta Jalan Pendidikan Indonesia.

Seperti diketahui, saat ini Kemendikbud sedang menggodok Peta Jalan Pendidikan 2020-2035. Selain menyelesaikan berbagai persoalan di dunia pendidikan seperti kurikulum dan tumpang tindih tata kelola pendidikan, roadmap tersebut diharapkan mampu menjaga pendidikan Indonesia tetap berada di jalur yang tepat sesuai amanat konstitusi.

 

Luruskan Paradigma

Lebih jauh Romo Benny berharap Peta Jalan Pendidikan bisa meluruskan paradigma pendidikan Indonesia yang saat ini mengalami pembelokan arah akibat kebiasaan elite hanya berpikir jangka pendek dan sempit.

“Permasalahan pendidikan di Indonesia tak sekadar kurikulum, lebih dari itu paradigma pendidikan Indonesia juga perlu diluruskan sesuai dengan amanat para pendiri bangsa seperti Ki Hajar Dewantara yang merupakan Bapak Pendidikan Indonesia,” jelas Benny.

Dia sadar perubahan paradigma pendidikan tak cukup sekadar dengan membentuk Peta Jalan Pendidikan. Kebiasaan elite berpikir sempit dan jangka pendek juga harus ditinggalkan.

Romo Benny mengingatkan, upaya memajukan pendidikan merupakan sebuah pekerjaan panjang. “Pendidikan harus mampu memanusiakan manusia, membebaskan dan meniadakan dehumanisasi. Pendidikan adalah usaha pemanusiaan secara terus-menerus.” pungkasnya.

Tagar. #kemendikbud #pendidikan #peta jalan pendidikan #bpip

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Selasa, 11 Mei 2021, 17:50 WIB

Tata Kelola Pemerintahan Buruk Penyebab Papua Belum Maju

Jika persoalan pemerintahan bisa dibenahi,maka tujuan Otsus dapat tercapai.

selengkapnya
Tata Kelola Pemerintahan  Buruk Penyebab Papua Belum Maju