×
×
Jumat, 25 Juni 2021
OBS 2019
loading content

Per 23 Desember, Realisasi Anggaran PEN Baru 72,3 Persen

Kamis, 31 Desember 2020, 15:43 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Per 23 Desember, Realisasi Anggaran PEN Baru 72,3 Persen

Ilustrasi (Foto: detik.com)

Infoanggaran.com, Jakarta Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di angka 72,3 persen per 23 Desember 2020.

Persentase tersebut mencapai Rp502,71 triliun dari total anggaran sebesar PEN sebesarRp695,2 triliun.

"Realisasi program PEN menunjukkan akselerasi yang terus meningkat pada Kuartal IV 2020 ini, telah mencapai Rp184,3 triliun jika dibandingkan dengan realisasi per 30 September 2020 sebesar Rp318,48 triliun,” jelas Kunta, Rabu (30/12/2020).

 

Dua Klaster

Lebih lanjut, dia merinci, ada dua klaster di dalam program PEN yang mencatat pencapaian lebih dari 90 persen, yaitu klaster perlindungan sosial yang mencapai 94,7 persen atau Rp217,99 triliun dari alokasi anggaran Rp230,21 triliun dan klaster UMKM yang mencapai 92,8 persen atau Rp107,93 triliun dari alokasi anggaran Rp116,31 triliun.

"Program PEN klaster perlindungan sosial ini telah memberikan manfaat bagi 67,54 juta keluarga penerima manfaat bantuan sosial baik berupa sembako dan bantuan langsung tunai,” jelasnya.

Selanjutnya klaster Sektoral K/L dan Pemda mencapai realisasi 88,1 persen atau Rp59,77 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp67,86 triliun dan klaster kesehatan realisasinya mencapai 54,4 persen atau Rp54,13 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp99,5 triliun.

Kemudian, klaster Intensif usaha mencapai realisasi sebesar 45,4 persen atau Rp54,73 trililun dari alokasi anggaran sebesar Rp120,61 triliun.

Terakhir, klaster pembiayaan korporasi mencapai realisasi sebesar 13,4 persen atau sebesar Rp8,16 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp60,73 triliun.

"Dua klaster dengan peningkatan realisasi tertinggi adalah klaster perlindungan sosial dan dukungan sektor UMKM dengan capaian di atas 90 persen. Di dalam kedua klaster ini terdapat sejumlah program yang telah mencapai realisasi 100 persen," ujar Kunta.

 

Capai 100 Persen

Program-program pada klaster perlindungan sosial yang telah mencapai realisasi 100 persen di antaranya adalah Program Keluarga Harapan dan Bantuan Beras, Kartu Sembako dan Bantuan Tunai, Bansos Jabodetabek, Bansos Tunai Non Jabodetabek, Bantuan Subsidi Upah/Gaji, Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Kemendikbud dan Kemenag.

“Selain itu, dukungan pemerintah pada pelaku UMKM juga tergambarkan melalui capaian realisasi anggaran yang tinggi,” jelas dia.

Beberapa program yang mencapai realisasi 100 persen pada klaster UMKM di antaranya, bantuan produktif pelaku usaha mikro, restrukturisasi kredit UMKM, dan pembiayaan investasi melalui LPDB KUMKM.

Program lain seperti Penjaminan Kredit UMKM mencapai 99,52 persen, PPh final UMKM 96,10 persen, dan subsidi bunga mencapai realisasi sebesar 63 persen.

Tagar. #pemulihan ekonomi nasional #realisasi anggaran #anggaran pen

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 25 Juni 2021, 12:59 WIB

Tidak Tepat Sasaran Rp1,18 T, BPUM Harus Dievaluasi Total

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang tidak tepat sasaran mencapai Rp1,18 triliun.

selengkapnya
Tidak Tepat Sasaran Rp1,18 T, BPUM Harus Dievaluasi Total