×
×
Selasa, 18 Januari 2022
OBS 2019
loading content

Penarikan Utang Lewat SBN Berkurang Rp263,5 triliun

Rabu, 22 Desember 2021, 12:00 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Penarikan Utang Lewat SBN Berkurang Rp263,5 triliun

Ilustrasi. (Foto: tribunnews.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan, penarikan utang melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) per November 2021 berkurang hingga Rp263,5 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Pengurangan itu terjadi seiring dengan membaiknya kinerja pendapatan negara yang mengalami pertumbuhan sebesar 19,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp1.699,4 triliun.

"APBN mulai pulih dengan penerimaan negara yang mengalami penguatan yang luar biasa, sehingga tahun ini kita mengurangi penerbitan utang kita hingga Rp263 triliun," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (21/12/2021).

Selain itu, penurunan penerbitan SBN juga terjadi lantaran Kemenkeu lebih mengoptimalisasi penggunaan sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) 2020 yang mencapai Rp216,4 triliun serta menekan jumlah SiLPA tahun ini.

“SiLPA-nya yang tahun lalu sangat besar digunakan, sehingga kita mengurangi penebitan Surat Berharga Negara. Di sisi lain, SiLPA tahun ini akan sangat jauh lebih rendah,” kata Sri Mulyani.

Menkeu menjelaskan, kondisi tersebut membuat defisit anggaran hingga November 2021 mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 31 persen menjadi Rp611 triliun atau sekitar 3,63 persen dari produk domestik bruto (PDB). Tahun lalu, defisit anggaran mencapai Rp885 triliun atau 5,71 persen PDB.

“Ini adalah cerita mengenai pemulihan ekonomi dan pemulihan APBN kita yang mengalami penyehatan kembali,” jelas Sri Mulyani.

Tagar. #utang pemerintah #kemenkeu #surat berharga negara #defisit #sbn

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Senin, 17 Januari 2022, 17:00 WIB

ESDM Kantongi PNBP Panas Bumi Rp1,92 Triliun

Capaian tersebut sebesar 134 persen dari target Rp1,43 triliun.

selengkapnya
ESDM Kantongi PNBP Panas Bumi Rp1,92 Triliun
Anggaran PEN 2022 Turun 39 Persen

Senin, 17 Januari 2022, 15:00 WIB

Anggaran PEN 2022 Turun 39 Persen