×
Kamis, 24 September 2020
loading content

Pemerintah Tidak Akan Beri Tambahan Bansos Tahun Ini

Kamis, 17 September 2020, 13:28 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Pemerintah Tidak Akan Beri Tambahan Bansos Tahun Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kemenkeu)

Infoanggaran.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pemerintah tidak akan menambah jumlah anggaran bantuan sosial (Bansos) hingga akhir 2020. Dana yang disiapkan pemerintah dinilai sudah cukup untuk kebutuhan sampai dengan akhir Desember 2020.

“Sejauh ini bansos dari pemerintah pusat maupun pemda sudah mengalami kenaikan yang cukup besar,” jelas Sri, Rabu (16/9/2020).

Oleh sebab itu, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan bantuan yang telah disiapkan tersebut bisa disalurkan dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Untuk diketahui, pemerintah juga sudah menambah beberapa program bansos seperti bantuan presiden produktif bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hingga September 2020, sudah terealisasi 61 persen dari total anggaran Rp22 triliun serta subsidi bunga UMKM yang saat ini telah mensubsidi lebih dari 7,9 juta UMKM.

Selanjutnya, subsidi gaji bagi pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta untuk peserta BP Jamsostek. Untuk penyaluran tahap pertama mencapai 17,4 persen dari total anggaran Rp37,8 triliun.

Selain itu, ada pula bantuan produktif untuk 15 juta UMKM. Lalu, kartu sembako yang ditujukan untuk 20 juta keluarga paling miskin yang saat ini telah terealisasi 63 persen dari total anggaran sebesar Rp43,6 triliun.

Sri menjelaskan, untuk bantuan seperti PKH, sembako, bantuan tunai, bansos Jabodetabek sudah dan bansos nonJabodetabek sudah mencakup sampai Desember.

Hingga 2 September 2020, realisasi anggaran untuk perlindungan sosial dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah Rp128,05 triliun. Jumlah ini setara dengan 62,8 persen dari total pagu Rp203,91 triliun.

 

Sembilan Provinsi Prioritas

Selain memastikan tidak ada bantuan jumlah anggaran bansos, Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah juga akan memprioritaskan penanganan Covid-19 di sembilan provinsi dengan penularan tertinggi.

Sembilan provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lalu Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

“Program bansos yang dirancang Kemensos diberikan kepada 29 juta keluarga paling miskin yang tersebar terutama di sembilan provinsi tadi," ujar Budi.

Kendati demikian, Budi menegaskan tidak akan ada tambahan bantuan sosial khusus untuk provinsi tersebut.

Tagar. #bansos covid-19 #sri mulyani #pemulihan ekonomi nasional #realisasi anggaran #bantuan sosial

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Kamis, 24 September 2020, 15:04 WIB

Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun

Kenaikan utang itu disebabkan oleh peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

selengkapnya
Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun
Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar

Rabu, 23 September 2020, 15:43 WIB

Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar