×
×
Selasa, 24 Mei 2022
OBS 2019
loading content

Menteri PPPA: Kekerasan Seksual terhadap Anak Capai 7.004

Kamis, 24 Maret 2022, 17:00 WIB
Penulis: Romauli Lubis
Editor: Maryono

Menteri PPPA: Kekerasan Seksual terhadap Anak Capai 7.004

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. (Foto: ketiknews).

Infoanggaran.com, Jakarta – Jumlah kasus kekerasan seksual di Indonesia sepanjang 2021 masih tinggi. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyebut, kekerasan seksual kepada anak-anak mencapai 7.004 kasus.

"Kekerasan terhadap anak sebanyak 11.952 kasus dengan kekerasan seksual sebanyak 7.004 kasus. Hal ini berarti 58,6 persen kasus kekerasan terhadap anak adalah kasus kekerasan seksual," kata Bintang dalam rapat dengan Badan Legislasi DPR, Kamis (24/3/2022). 

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni), Kementerian PPPA juga menemukan ada 8.478 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2021. Sebanyak 15 persen di antaranya atau 1.272 kasus merupakan kekerasan seksual.

Sementara itu, Survei Pengalaman Hidup Perempuan yang diselenggarakan Kementerian PPPA pada periode sama juga menunjukkan kenaikan prevalensi kasus kekerasan seksual terhadap perempuan berusia 15-64 tahun yang dilakukan oleh selain pasangan. 

"Meningkat prevalensinya dari 4,7 persen atau satu dari 21 perempuan pada 2016 menjadi 5,2 persen atau satu dari 19 persen pada 2021," ujar Bintang. 

Kemudian, dari Survei Pengalaman Hidup Anak dan Remaja diketahui bahwa empat dari 100 laki-laki usia 13-17 tahun dan delapan dari 100 perempuan usia 13-17 tahun di perkotaan pernah mengalami kekerasan seksual. 

Sedangkan, tiga dari 100 laki-laki usia 13-17 tahun dan delapan dari 100 perempuan usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan seksual sepanjang hidupnya. 

Meski demikian, Bintang menilai data tersebut merupakan fenomena gunung es karena banyak kasus yang tidak dilaporkan. Kondisi itu membuktikan bahwa permasalahan yang terjadi sebenarnya lebih kompleks daripada yang terlihat di permukaan. 

"Korban mengalami penderitaan fisik, mental, seksual, ekonomi serta sosial yang berkepanjangan. Kekerasan seksual sebagai kejahatan serius membutuhkan solusi komprehensif," kata Bintang.

Tagar. #anak #perempuan #kekerasan #seksual #menteri PPPA

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 20 Mei 2022, 22:16 WIB

Puan Minta RAPBN 2023 Tetap Alokasikan Dana untuk Warga Miskin

Hingga saat ini masih banyak rakyat kecil yang membutuhkan bantuan pemerintah.

selengkapnya
Puan Minta RAPBN 2023 Tetap Alokasikan Dana untuk Warga Miskin