×
×
Kamis, 18 Agustus 2022
OBS 2019
loading content

Kucurkan Dana Desa Rp468 T, Jokowi: Hati-hati!

Selasa, 29 Maret 2022, 21:25 WIB
Penulis: Romauli Lubis
Editor: Maryono

Kucurkan Dana Desa Rp468 T, Jokowi: Hati-hati!

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: suara).

Infoanggaran.com, Jakarta - Presiden Jokowi bermaksud mengucurkan dana desa yang sangat besar mencapai Rp468 triliun. Karena itu, Jokowi meminta seluruh kepala dan perangkat desa berhati-hati dalam menggunakan dana desa. 

"Jangan dipikir ini uang kecil, ini uang gede sekali, besar sekali dalam sejarah negara ini berdiri, desa diberi anggaran sampai Rp468 triliun itu belum pernah. Oleh sebab itu, hati-hati dalam mengelola duit yang sangat besar sekali ini," kata Jokowi saat memberikan pengarahan pembukaan silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Selasa (29/3/2022).  

Mantan Wali Kota Solo ini menyebut, upaya untuk menambahkan anggaran desa sudah terencana sejak beberapa tahun lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, rencana tersebut tidak terealisasi. 

Bahkan, kata Jokowi, dalam menangani pandemi, pemerintah pada saat itu memotong sejumlah pos anggaran di kementerian dan lembaga. Tak terkecuali, pos anggaran untuk dana desa. 

"Sebetulnya kemarin kalau tidak ada Covid-19 di 2020, saya sudah berpikir akan menambah, melompatkan anggaran desa itu lebih gede lagi. Tapi Tuhan belum mengizinkan, karena uang yang dipakai Covid-19 di 2020 sudah Rp690 triliun, gede sekali, 2021 Rp740 triliun, gede sekali. Sehingga dana seluruh kementerian juga kita potong kemudian dana untuk desa juga sedikit kita potong, sedikit loh ya, sedikit kita potong, tidak banyak," ujar Jokowi.

Presiden mengakui, total penyaluran anggaran dalam bentuk dana desa selama ini mencapai Rp468,6 triliun. Sebaran tertinggi dilakukan pada tahun lalu dengan total anggaran mencapai Rp72 triliun. 

Jokowi juga menyadari dana desa yang telah dikucurkan memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Dia ingin program itu terus berlanjut dengan usaha kerja keras seluruh pemerintah desa seperti merealisasikan jalan desa, embung hingga jembatan untuk mempermudah aktivitas masyarakat di desa. 

Dana itu juga dapat dipakai untuk pengadaan air bersih, operasionalisasi posyandu, polindes, drainase, sumur, PAUD, MCK, dan keperluan lain yang berkaitan dengan kualitas hidup orang banyak. 

"Ini akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di desa maupun nanti di agregat kan menjadi pertumbuhan ekonomi nasional," tukas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Tagar. #uang #Dana Desa #jokowi

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Rabu, 25 Mei 2022, 17:31 WIB

Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya

Pencairan ini sangat krusial lantaran tahapan pendaftaran partai dan verifikasi partai akan mulai pada Agustus dan Desember.

selengkapnya
Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya