×
×
Senin, 01 Maret 2021
OBS 2019
loading content

Komisi IV DPR: Setop Impor Kedelai, Tingkatkan Produksi Lokal

Jumat, 22 Januari 2021, 16:59 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Komisi IV DPR: Setop Impor Kedelai, Tingkatkan Produksi Lokal

Ilustrasi. (merdeka.com)

Infoanggaran.com, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR Bagus Adi Mahendra mengatakan, pemerintah harus berani mengurangi bahkan menyetop impor kedelai dalam memenuhi kebutuhan pasokan kedelai di dalam negeri. Sebab, potensi pertanian Indonesia untuk memproduksi kedelai sangat memadai.

Menurut Bagus, prasyaratnya pemerintah serius meningkatkan produksi kedelai dalam negeri yang ditunjukkan dengan melakukan pendampingan terhadap petani.

“Pendampingan teknologi, pendampingan bibit unggul, pendampingan sumber daya pertanian. Ini harus dilakukan secara konkret,” jelas Bagus, Jumat (22/1/2021).

Selain itu, pemerintah juga perlu menjamin ketersedian lahan, bibit, hingga pupuk agar ketergantungan terhadap impor kedelai bisa diwujudkan.

Langkah tersebut perlu dilakukan, kata Bagus, “untuk kedaulatan pangan, untuk kesejahteraan petani.”

Bagus menilai sudah saatnya pemerintah menjadikan tanaman kedelai sebagai salah satu tanaman pokok di dalam negeri untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga kedelai.

Anggota Komisi IV DPR Mindo Sianipar menambahkan, masalah ketersiadaan stok kedelai bisa diselesaikan dengan inovasi ketahanan pangan dan memaksimalkan kebijakan pemulihan ekonomi nasional terhadap pelaku usaha tahu dan tempe.

Selain itu, kata Mindo, “perlunya pengembangan kawasan komoditas kedelai melalui pemberdayaan petani lokal.”

Lebih lanjut, Mindo mengaku heran hingga kini Indonesia masih ketergantungan terhadap impor kedelai. “Brasil itu iklimnya sama dengan Indonesia. Tapi Brasil itu ekspornya kedelai,” kata politisi PDIP ini, mencontohkan.

Seperti diketahui, rata-rata kebutuhan kedelai di Indonesia bisa mencapai 3 ton per tahun. Hanya saja, pasokan kedelai impor mendominasi kebutuhan kedelai dalam negeri.

Kebutuhan kedelai pada 2021, misalnya, Kementerian Pertanian memperkirakan impor kedelai bisa mencapai 2,6 juta ton. Hal ini lantaran produksi kedelai dalam negeri diperkirakan hanya sebanyak 420 ribu ton.

Tagar. #dpr #kementerian pertanian #pertanian #impor kedelai

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 26 Februari 2021, 20:25 WIB

Regulasi Perencanaan dan Keuangan Daerah Masih Bermasalah

Pendampingan dari Kemendagri terkait regulasi perencanaan dan keuangan daerah juga tidak maksimal.

selengkapnya
Regulasi Perencanaan dan Keuangan Daerah Masih Bermasalah
Program Vaksin Mandiri Resmi Dibuka, Ini Aturannya

Jumat, 26 Februari 2021, 19:16 WIB

Program Vaksin Mandiri Resmi Dibuka, Ini Aturannya