×
×
Sabtu, 02 Juli 2022
OBS 2019
loading content

K/L dan Pemda Harus Bentuk Tim P3DN untuk Capai Belanja Rp400 T

Jumat, 01 April 2022, 13:45 WIB
Penulis: Romauli Lubis
Editor: Maryono

K/L dan Pemda Harus Bentuk Tim P3DN untuk Capai Belanja Rp400 T

Pelaku UMKM. (Foto: mediaindonesia).

Infoanggaran.com, Jakarta - Presiden Jokowi menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) membentuk tim P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri).  Seluruh instansi pemerintah juga harus menyusun roadmap strategi peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk UMKM. 

"Termasuk roadmap strategi peningkatan jumlah produk dalam negeri menuju 1 juta produk tayang dalam katalog elektronik atau e-katalog," bunyi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022, dikutip pada Jumat (1/4/2022). 

Dalam aturan tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa pembentukan tim P3DN guna mewujudkan target belanja APBN dan APBD minimal Rp400 triliun untuk produk dalam negeri dari produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi. 

Presiden juga memerintahkan jajarannya untuk merencanakan, mengalokasikan, dan merealisasikan pengadaan barang/jasa pemerintah paling sedikit 40 persen dari anggaran belanja barang/jasa produk dalam negeri.  

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono berharap implementasi Inpres mengenai percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk UMKM serta koperasi pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah bisa berjalan sukses. 

Edy mengatakan, kunci keberhasilan Inpres akan tergantung pada dua hal pokok, yaitu kesempatan yang sudah dibuka lebar oleh pemerintah dan kemampuan pelaku UMKM memanfaatkan peluang yang sudah dibuka tersebut. 

Target 1 juta UMKM masuk e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menjadi satu tantangan bagi instansi terkait, khususnya KemenkopUKM sebagai instansi pembina UMKM. 

"Saat ini belum banyak UMKM yang masuk ke e-katalog, sehingga tidak bisa ikut serta dalam tender pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik. Oleh karena itu, dalam Inpres juga disebutkan target kuantitatif, yaitu 1 juta pelaku UMKM bisa masuk ke e-katalog," tukas Edy.

Tagar. #produk #UMKM #P3DN #Inpres #dalam negeri

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Rabu, 25 Mei 2022, 17:31 WIB

Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya

Pencairan ini sangat krusial lantaran tahapan pendaftaran partai dan verifikasi partai akan mulai pada Agustus dan Desember.

selengkapnya
Anggaran Pemilu Belum Cair Seluruhnya