×
×
Selasa, 18 Januari 2022
OBS 2019
loading content

Ketua DPR: Pemerintah Harus Maksimalkan Transformasi Ekonomi

Rabu, 18 November 2020, 11:40 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Ketua DPR: Pemerintah Harus Maksimalkan Transformasi Ekonomi

Ilustrasi (jawapos.com)

Infoanggaran.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani berharap pemerintah bisa memaksimalkan transformasi ekonomi di tengah perekonomian Indonesia yang lesu akibat pandemi Covid-19.

"DPR RI siap memberikan dukungan politik untuk mengawal inisiasi pemerintah dalam merespons tuntutan trasformasi ekonomi melalui tiga fungsi yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan," ujar Puan saat menjadi keynote speaker dalam webinar "Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju yang Berkelanjutan", Rabu (18/11/2020).

Dampak Covid-19, kata Puan, telah menyebabkan daya beli masyarakat--yang selama ini menjadi penopang 60 persen perekonomian--mengalami kemerosotan yang cukup dalam.

Demikian juga terhadap investasi. Menurut Puan, Covid-19 menyebabkan arus investasi melemah sehingga berdampak terhadap terhentinya usaha dan terjadinya PHK.

Selain itu, "pelemahan ekonomi dunia yang menyebabkan harga komoditas turun dan ekspor Indonesia ke beberapa negara terhenti," tukas Puan.

Politisi PDIP itu mengatakan, kondisi tersebut memaksa Indonesia mau tak mau harus melakukan transformasi ekonomi.

Lebih-lebih, lanjut dia, sebelum pandemi Indonesia sudah memiliki pekerjaan rumah seperti kondisi demografi yang tidak mendukung, tenaga kerja tidak efisien, infrastruktur tidak memadai, hingga kondisi institusi yang lemah.

Kendati begitu, Puan menegaskan bahwa tranformasi ekonomi Indonesia harus berdikari, inklusif, dan sejalan dengan tujuan pembangunan dalam UUD 1945.

"(Transformasi ekonomi) yang adil dalam memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa, yang mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Puan, mengingatkan.

 

Optimalisasi Infrastruktur

Lebih jauh, Puan Maharani mengatakan bahwa upaya transformasi ekonomi perlu dibarengi dengan optimalisasi pembangunan infrastruktur dan penguatan implementasi kebijakan pemerataan ekonomi.

"Minimalisasi terhadap ketergantungan modal asing jangka pendek, yang diarahkan untuk mengatasi saving investment gap yang kerap terjadi di Indonesia," tambah Ketua DPR.

Selain itu, pemerintah harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lapangan pekerjaan. "Salah satunya merevitalisasi kurikulum agar sesuai kebutuhan industri, membakukan standar kompetensi, dan lain sebagainya," jelas Puan.

Terakhir, menurut Puan, transformasi ekonomi juga harus dibarengi dengan melakukan konfigurasi investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang memastikan investasi dapat meningkat dan mudah diakses oleh para pelaku usaha.

Puan menyadari bahwa upaya transformasi ekonomi Indonesia bukan hal mudah dan membutuhkan waktu yang panjang. "Tetapi ini adalah perjalanan panjang yang harus kita lakukan dengan semangat gotong royong," pungkasnya.

Tagar. #pandemi covid-19 #dpr #transformasi ekonomi

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Senin, 17 Januari 2022, 17:00 WIB

ESDM Kantongi PNBP Panas Bumi Rp1,92 Triliun

Capaian tersebut sebesar 134 persen dari target Rp1,43 triliun.

selengkapnya
ESDM Kantongi PNBP Panas Bumi Rp1,92 Triliun
Anggaran PEN 2022 Turun 39 Persen

Senin, 17 Januari 2022, 15:00 WIB

Anggaran PEN 2022 Turun 39 Persen