×
×
Kamis, 13 Mei 2021
OBS 2019
loading content

Hanya 15 Persen Anak Muda Yang Menilai Indonesia Lebih Demokratis

Senin, 22 Maret 2021, 13:31 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Hanya 15 Persen Anak Muda Yang Menilai Indonesia Lebih Demokratis

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Infoanggaran.com, Jakarta Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyatakan, hanya 15,5 persen anak muda yang menilai Indonesia menjadi lebih demokratis.

“Sementara 40 persen menyatakan Indonesia menjadi kurang demokratis saat ini, dan 35,7 persen menyatakan sama saja. Sementara sisanya, sebanyak 8,8 persen anak muda tak menjawab,” ujar Burhanuddin dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia secara daring, Minggu (21/3/2021).

Kendati demikian, 52,1 persen anak muda mengaku cukup puas terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Anak muda yang mengaku sangat puas hanya 0,7 persen, kurang puas 36,7 persen, tidak puas sama sekali 3,6 persen, dan tidak menjawab 6,9 persen.

Secara umum, kata Burhanuddin, masyarakat Indonesia menilai bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang terbaik untuk diterapkan di Indonesia.

"Sebanyak 76 persen percaya bahwa demokrasi walaupun tidak sempurna adalah sistem pemerintahan yang tepat," tuturnya.

Hasil survei ini diperoleh Indikator Politik Indonesia menggunakan metode random sampling dengan sampel 1.200 responden di rentang usia 17 hingga 21 tahun yang dipilih secara acak. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Parpol Tak Aspiratif

Selain menilai soal demokrasi Indonesia, survei yang sama juga menyatakan bahwa sebanyak 64,7 persen anak muda menilai partai politik atau politikus di Indonesia tidak terlalu baik atau tidak baik sama sekali dalam mewakili aspirasi masyarakat.

"Kalau ditanya tentang sikap mereka, penilaian mereka terhadap politisi, umumnya anak muda tidak begitu yakin bahwa politisi itu mewakili aspirasi masyarakat," kata Burhanuddin.

Ada 12 persen anak muda yang menilai bahwa partai politik atau politikus tidak baik sama sekali dalam mewakili aspirasi rakyat. Kemudian, 52,7 persen menilai tidak terlalu baik.

“Kemudian sisanya, yakni 25,7 persen menilai cukup baik, 0,3 persen sangat baik, dan 9,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab,” jelasnya.

 

TNI Terpercaya

Selain itu, Survei Indikator Politik Indonesia juga menemukan bahwa TNI menjadi lembaga yang paling dipercaya oleh anak muda. Sebanyak 12 persen sangat percaya, 77 persen cukup percaya, dan 9 persen sedikit percaya.

Pada urutan kedua yakni presiden. Sebanyak 13 persen anak muda sangat percaya, 72 persen cukup percaya, dan 21 persen sedikit percaya.

Kemudian, Polri menempati urutan ketiga dengan perolehan 7 persen sangat percaya, 67 persen cukup percaya, dan 21 persen sedikit percaya,” tuturnya.

Lalu, pada peringkat keempat diduduki KPK dengan persentase 5 persen anak muda sangat percaya, 69 persen cukup percaya, dan 20 persen sedikit percaya.

Kemudian, secara berurutan dari peringkat lima hingga sembilan yakni Kejaksaan, media massa mainstream, media sosial, DPR, dan partai politik.

"Jadi, lembaga yang paling mendapatkan keyakinan paling tinggi adalah TNI, kemudian presiden, polisi, baru KPK. Ini empat yang tertinggi," tutup Burhanuddin.

Tagar. #indeks demokrasi #Indikator Politik #survei #anak muda

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Selasa, 11 Mei 2021, 17:50 WIB

Tata Kelola Pemerintahan Buruk Penyebab Papua Belum Maju

Jika persoalan pemerintahan bisa dibenahi,maka tujuan Otsus dapat tercapai.

selengkapnya
Tata Kelola Pemerintahan  Buruk Penyebab Papua Belum Maju