×
Senin, 26 Oktober 2020
loading content

Gara-gara Pengumuman PSBB DKI Jakarta, Rp300 Triliun Amblas di Bursa Pasar

Jumat, 11 September 2020, 13:48 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Gara-gara Pengumuman PSBB DKI Jakarta, Rp300 Triliun Amblas di Bursa Pasar

Ilustrasi (Foto: Okezone)

Infoanggaran.com, Jakarta – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan PSBB total membuat pelaku pasar merugi sebesar Rp300 triliun.

“Kami menyesalkan Gubernur DKI membuat pernyataan bombastis di publik tanpa koordinasi dengan pihak legislatif dan perangkat pemerintah lainnya,” jelas Said, Jumat (11/9/2020).

Menurut Said, kebijakan mendadak itu berakibat fatal 'terbakarnya' pasar modal Indonesia. Pada perdagangan kemarin, IHSG tercatat dilepas asing senilai Rp663 miliar.

Said khawatir efek domino ini akan lebih menekan perekonomian,. Sebab jika korporasi jatuh, sektor retail dan pekerja pun akan terdampak.

“Kalau di antara kami (pemegang kebijakan) tidak ada koordinasi di semua lini, seperti kemarin kejadiannya, membakar ludes Rp300 triliun, saham-saham kita berguguran,” tegas Said.

Anies Baswedan secara resmi mencabut kebijakan PSBB transisi dan memberlakukan PSBB total terhitung mulai 14 September mendatang untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Hal itu menyusul kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 13,2 persen atau sudah melebihi ketentuan aman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni seharusnya berada di bawah 5,0 persen.

 

Sia-Sia

Dengan kebijakan tanpa koordinasi itu, Said mengatakan, kerja keras yang dilakukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan berakhir sia-sia. KSSK sendiri merupakan komite yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain itu, efek PSBB total dikhawatirkan juga akan menekan rupiah yang saat ini sudah menembus level Rp15 ribu per dolar AS.

Said melanjutkan, hal ini menjadi tantangan bagi Gubernur BI Perry Warjiyo dan OJK ke depannya untuk memastikan stabilitas sistem keuangan terjaga.

Sehari berselang setelah pengumuman PSBB total DKI, indeks hancur-hancuran. Bahkan, sempat ditutup sementara (trading halt) karena pasar menghantam batas auto reject sebesar 5,0 persen.

IHSG ditutup merah, minus 5,01 persen ke level 4.891. Padahal, indeks baru bangkit dari efek pandemi Covid-19.

Tagar. #bank indonesia #otoritas jasa keuangan #Banggar DPR #PSBB DKI Jakarta #bursa pasar #IHSG

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Senin, 26 Oktober 2020, 14:41 WIB

Menkeu Ungkap Calo Anggaran Berkeliaran di Kemenkeu

Untuk mencairkan anggaran hanya perlu bawa map berisi uang sogokan.

selengkapnya
Menkeu Ungkap Calo Anggaran Berkeliaran di Kemenkeu
Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN

Jumat, 23 Oktober 2020, 12:22 WIB

Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN