×
×
Kamis, 09 Desember 2021
OBS 2019
loading content

Energi Fosil Mulai Ditinggalkan, Jokowi Bakal Percepat Ekonomi Hijau

Kamis, 18 November 2021, 15:18 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Energi Fosil Mulai Ditinggalkan, Jokowi Bakal Percepat Ekonomi Hijau

Presiden Jokowi menyampaikan pidato kunci dalam acara "Kompas100 CEO Forum 2021". (Youtube Sekretariat Presiden).

Infoanggaran.com, Jakarta – Jokowi menyampaikan, pemerintah akan mengarahkan pembangunan kepada green economy atau ekonomi hijau di tengah kondisi global yang mulai mengurangi penggunaan energi fosil. Terlebih, Eropa dan Amerika diprediksi bakal menyetop barang-barang yang berasal dari energi fosil pada 2030 mendatang.

“Kita akan mengarah kepada yang namanya ekonomi hijau, green economy, karena kita mempunyai kekuatan besar di sini,” tegas Jokowi saat menyampaikan pidato kunci dalam acara “Kompas100 CEO Forum 2021” secara virtual, Kamis (18/11/2021).

Jokowi mengatakan, pemerintah juga akan mempercepat pengembangan ekonomi hijau. “Oleh sebab itu, bulan depan (Desember 2021) kita akan mulai bangun Green Industrial Park di Kalimantan Utara yang energinya dari green energy dari Sungai Kayan,” jelas dia.

Presiden mengingatkan, potensi produk hijau dari energi hydropower alias tenaga air cukup melimpah di Indonesia yang mempunyai lebih 4 ribu sungai besar dan sedang. Menurut dia, Sungai Kayan saja bisa memproduksi 11 ribu hingga 13 ribu megawatt. Begitu juga Sungai Mamberamo di Papua potensinya bisa mencapai 24 ribu megawatt.

Belum lagi potensi energi hijau dari gothermal, angin, hingga arus bawah laut yang juga cukup melimpah di Indonesia.

“Inilah kekuatan yang harus kita sadari dan segera kita manfaatkan untuk anak cucuk kita ke depan. Kekuatan ini yang ingin kita siapkan dan sudah nanti di bulan depan kita akan mulai tadi, Green Industiral Park, satu dulu,” kata Jokowi.

 

Ekonomi Digital

Selain itu, Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan ekonomi digital. Pasalnya, potensinya cukup melimpah yang diperkirakan bisa mencapai 124 miliar dolar AS pada 2025 mendatang.

“Oleh sebab itu, ini harus disiapkan dan saya sudah memberikan target dua tahun. Kalau lepas dua tahun, sudah kita keduluan negara lain,” kata Jokowi.

Dia menegaskan, pemanfaatan potensi ekonomi digital harus memiliki peta jalan yang jelas mulai bagaimana menyiapkan infrastruktur digital seperti fiber optic dan microwave link hingga kesiapan sumber daya manusia.

Dengan cara itu, ekosistem ekonomi digital baru bisa terbangun dengan baik. “Kita harus segera yang namanya ekosistem digital betul-betul bisa terbentuk dan bisa kita jalankan,” pungkas Jokowi.

Tagar. #transisi energi #Energi Fosil #jokowi #ekonomi digital #ekonomi hijau

Berita Terkait
Pemerintah Yakin Transisi Energi Bisa Nol Emisi

Selasa, 30 November 2021, 12:23 WIB

Pemerintah Yakin Transisi Energi Bisa Nol Emisi
Jalan Terjal Transisi Energi

Minggu, 21 November 2021, 18:41 WIB

Jalan Terjal Transisi Energi
Artikel Lainnya

Kamis, 09 Desember 2021, 19:55 WIB

Draf RUU TPKS Juga Mengatur Kekerasan Seksual Berbasis Digital

Kekerasan seksual berbasis digital kian sering terjadi akhir-akhir ini.

selengkapnya
Draf RUU TPKS Juga Mengatur Kekerasan Seksual Berbasis Digital