×
×
Kamis, 23 September 2021
OBS 2019
loading content

DPR Ragukan Target SKK Migas 1 Juta Barel

Rabu, 03 Februari 2021, 22:43 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

DPR Ragukan Target SKK Migas 1 Juta Barel

Ilustrasi (Foto: detik.finance)

Infoanggaran.com, Jakarta – Sejumlah anggota Komisi VII DPR RI meragukan target Satuan Kerja (Satker) Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)  memproduksi 1 juta barel minyak per hari (bph) pada 2030.

“Selama empat tahun belakangan ini produksi migas nasional malah mengalami penurunan. Kita tidak mau cuma lip servise. Jadi tim perencanaan harus diperkuat," ujar anggota Komisi VII DPR Maman Abdurahman Fraksi Partai Golkar dalam RDP bersama SKK Migas, Rabu (3/2/2021).

Senada, anggota Komisi VII lainnya dari Fraksi PDIP Dony Maryadi Oekon mempertanyakan data yang digunakan oleh SKK Migas.

"Target 1 juta barel ini buat apa? Jangan sampai kita buang karena tenaga informasi yang disampaikan salah," kata Dony.

Sementara anggota Komisi VII DPR RI lainnya dari Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, penasaran dari mana angka target itu berasal.

"Jangan sampai kasih menu yang salah," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra Kardaya Warnika mengatakan, target itu seperti mimpi alias tidak akan tercapai. Dasar dari dipilihnya target 1 juta barel per hari itu juga dinilai tidak jelas.

"Mengenai 1 juta barel per hari, saya berdiskusi dengan orang-orang Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), berdiskusi dengan para profesional, mereka mengatakan 1 juta barel ini lebih baik disebut mimpi sebagai target karena dasarnya itu tidak jelas," kata Kardaya.

Untuk itu, Kardaya meminta Kepala SKK Migas melakukan penyegaran tim perencanaan agar target produksi minyak 1 juta barel per hari dapat tercapai pada 2030.

"Merencanakan sesuatu yang disampaikan ke rakyat, ke negara, harus dipikirkan. Saya minta Pak Dwi (Kepala SKK Migas) tolong dicarikan orang yang mengerti, masa 250 juta orang nggak ada yang mengerti," pungkasnya.

 

Kerja Tim

Menanggapi sejumlah pertanyaan tersebut, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkapkan penetapan target 1 juta barel merupakan hasil diskusi tim dan juga telah didiskusikan dengan KKKS.

"KKKS yang punya potensi kita diskusikan dan pikirkan bagaimana bisa berproduksi karena kondisinya harus ekonomis," kata Dwi.

Ia menegaskan bahwa penetapan target 1 juta barel bukan menjadi target pribadi SKK Migas, melainkan target industri hulu migas Indonesia.

"Ini adalah pekerjaan tim, jadi kita punya beberapa ahli di tim ini baik kawan-kawan di geologi maupun di KKKS. Kita bukan hanya diskusi di SKK Migas, tapi sudah diskusikan ini dengan seluruh KKKS. Kami sudah diskusikan apakah potensi ini disepakati untuk kemudian kita berpikir bagaimana bisa diproduksi," tandasnya.

Tagar. #DPR RI #skk migas #minyak dan gas bumi #target SKK Migas #industri migas

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Rabu, 22 September 2021, 23:03 WIB

Komisi XI DPR Ragu Core Tax System Efektif Dulang Pajak

Saat ini Kemenkeu sedang mematangkan pembuatan core tax system sebagai upaya dukungan peningkatan potensi penerimaan negara.

selengkapnya
Komisi XI DPR Ragu Core Tax System Efektif Dulang Pajak