×
×
Kamis, 13 Mei 2021
OBS 2019
loading content

Ditjen Cipta Karya PUPR Tambah Anggaran Padat Karya Tunai Rp1,93 Triliun

Kamis, 01 April 2021, 13:46 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Ditjen Cipta Karya PUPR Tambah Anggaran Padat Karya Tunai Rp1,93 Triliun

Program padat karya pamsimas. (pu.go.id)

Infoanggaran.com, Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menambah alokasi anggaran program padat karya tunai sebesar Rp1,93 triliun. Ini berarti totalpagu Ditjen Cipta Karya mencapai 22,76 persen dari pagu program padat karya PUPR p23,24 triliun.

"DIPA awal Ditjen Cipta Karya sebesar Rp3,36 triliun dan bertambah Rp1,93 triliun sehingga total untuk kegiatan padat karya tunai adalah Rp5,29 triliun," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (1/4/4021).

Dengan ada penambahan anggaran tersebut, kata Diana, target serapan tenaga kerja pada tahun ini juga mengalami peningkatan menjadi 219 ribu tenaga kerja.

Diana memaparkan rincian anggaran padat karya Ditjen Cipta Karya. Pertama, Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) mendapat tambahan Rp716,6 miliar dari semula Rp260 miliar menjadi Rp976,6 miliar dengan target pembangunan di 261 lokasi.

Kedua, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 900 kecamatan mendapatkan tambahan Rp360 miliar dari semula Rp540 miliar menjadi Rp900 miliar. Lalu, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) anggaran yang dialokasikan yakni sebesar Rp90 miliar dengan kegiatan di 147 lokasi.

Selanjutnya, Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS)/ Sanitasi Desa (Sandes)/ Sanitasi Pondok Pesantren-Lembaga Pendidikan Keagamaan di mendapatkan tambahan anggaran Rp596,3 miliar dari semula Rp1,56 triliun menjadi Rp2,15 triliun

Kelima, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), mendapatkan tambahan anggaran Rp33 miliar dari semula sebesar Rp910 miliar menjadi Rp933 miliar. Terakhir, kegiatan kontraktual yang dilaksanakan dengan skema padat karya mendapatkan alokasi anggaran Rp224,1 miliar.

Tagar. #realokasi anggaran #APBN 2021 #Kementerian PUPR #program padat karya tunai

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Selasa, 11 Mei 2021, 17:50 WIB

Tata Kelola Pemerintahan Buruk Penyebab Papua Belum Maju

Jika persoalan pemerintahan bisa dibenahi,maka tujuan Otsus dapat tercapai.

selengkapnya
Tata Kelola Pemerintahan  Buruk Penyebab Papua Belum Maju