×
Kamis, 24 September 2020
loading content

Dapat Jatah Rp111,9 Triliun di 2021, Polri Mengaku Tidak Cukup

Senin, 14 September 2020, 13:17 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Dapat Jatah Rp111,9 Triliun di 2021, Polri Mengaku Tidak Cukup

Gedung Mabes Polri. (historia.id)

Infoanggaran.com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendapat pagu anggaran sebesar Rp111,9 triliun atau sekitar 10,8 persen dari total belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp1.029,8 triliun dalam RAPBN 2021.

“Alokasi pagu anggaran tersebut belum mencukupi kebutuhan minimal anggaran di lingkungan Polri,” ujar Wakil Kapolri Gatot Eddy dalam pembahasan rencana kerja anggaran (RKA) Polri 2021 bersama Komisi III DPR RI, Senin (14/9/2020).

Berdasarkan jenis belanja, menurut paparan Eddy, pagu anggaran Rp111,9 triliun dialokasikan untuk belanja pegawai Rp53,97 triliun atau 48,2 persen, belanja barang 28,7 atau 25,4 persen, belanja modal 29,2 triliun atau 26,4 persen,

Sementara dari sisi program, pagu anggaran 2021 dialokasikan untuk program profesionalisme SDM Polri sebesar Rp2,4 triliun, penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Rp5,4 triliun, modernisasi almatsus dan sarana dan sarana dan prasarana Rp37,9 triliun, pemeliharaan dan ketertiban masyarakat Rp17 triliun, dan program dukungan managemen sebesar Rp49,1 triliun.

Setelah dilakukan analisis dan exercise terhadap pagu anggaran Polri 2021 serta memperhatikan rasio penggunaan anggaran dan capaian anggaran tahun sebelumnya, maka alokasi pagu anggaran (Rp111,9 triliun) tersebut  belum cukup,” jelas Eddy.

 

Butuh Rp19,6 Triliun

Lantaran tidak cukup, Polri mengusulkan tambahan anggaran Rp19,6 triliun guna memenuhi kebutuhan anggaran pada 2021. Jumlah anggaran tersebut bakal dialokasikan untuk belanja modal 15,5 triliun, sisanya sekitar Rp4,1 triliun untuk belanja barang.

Sebab, kata Eddy, pagu anggaran belanja barang sebesar Rp28,7 baru memenuhi sektar 81,7 persen kebutuhan Polri, sementara belanja modal modal Rp29,2 triliun baru mencukupi 84,3 persen dari kebutuhan anggaran pada 2021.

Dana tambahan Rp19,6 triliun diperlukan “dalam meningkatkan pelayanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tukas Eddy.

Usulan tambahan anggaran tersebut, kata Eddy, juga telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan Bappenas melalui Surat Kapolri Nomor B/5487/VIII/REN.2.3/2020 tertanggal 27 Agustus 2020.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon dukungan penuh dari Ketua Komisi III dan seluruh anggota komisi III agar usulan yang kami sampaikan ini bisa dipenuhi,” pinta Eddy.

 

Disetujui

Setelah membahas rencana kerja anggaran kementerian lembaga (RKA-KL) Polri lebih dalam, akhirnya Komisi II DPR menyetujui pagu anggaran Polri pada 2021.

“Komisi III DPR dapat menerima pagu anggaran Polri 2021 sebesar Rp111,9 triliun serta usulan tambahan yang diajukan sebesar Rp19,6 triliun,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni membacakan kesimpulan rapat.

Dengan kata lain, pagu anggaran Polri dalam RAPBN 2021 menjadi Rp131,5 triliun.

Mengingat pagu anggaran tersebut cukup besar, Komisi III DPR berharap mendapat laporan penggunaan anggaran semester I dan rencana belanja semester II 2021 pada rapat kerja evaluasi APBN tahun berjalan.

“Apabila terdapat belanja barang dan belanja modal yang tidak prioritas bisa dialihkan atau direalokasi,” pungkas Sahroni.

Tagar. #rapbn 2021 #dpr #polri

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Kamis, 24 September 2020, 15:04 WIB

Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun

Kenaikan utang itu disebabkan oleh peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

selengkapnya
Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun
Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar

Rabu, 23 September 2020, 15:43 WIB

Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar