×
×
Sabtu, 23 Oktober 2021
OBS 2019
loading content

Bupati Jember Ajukan APBD Rp4,5 Triliun

Selasa, 30 Maret 2021, 12:52 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Bupati Jember Ajukan APBD Rp4,5 Triliun

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Infoanggaran.com, Jakarta Bupati Jember Hendy Siswanto mengajukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp4,5 tirliun dalam draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) kepada DPRD Jember, Senin (29/3/2021).

Draf tersebut diserahkan secara informal kepada ketua DPRD Jember Itqon Syauqi. 

Menurut Bupati Jember tersebut, penyerahan KUA PPAS tidak harus formal, yang penting adalah niat penyerahan dan semangat untuk membangun Jember. “Sebenarnya penyerahan KUA PPAS hal biasa, tidak harus formal ada pembukaan dan penutupan,” ujarnya.

Dia berharap penyerahan KUA PPAS tersebut bisa segera menyelesaikan pembahasan APBD Jember, sehingga bisa segera melakukan pembangunan. 

“Minggu pertama April semoga sudah selesai semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima draf KUA PPAS tersebut. Selanjutnya, akan dibahas dengan pimpinan DPRD Jember. Setelah itu, langsung dibahas di Badan Musyarawah (Banmus) DPRD Jember.

“Ini perintah Gubernur, perintahnya jelas harus segera diselesaikan,” tandasnya.

 

Prioritas Pembangunan

Lebih lanjut, Bupati Jember itu menjelaskan prioritas pembangunan yang akan dilakukan adalah perbaikan infrastruktur. Sebab, beberapa tahun terakhir tidak ada perbaikan dan pemeliharaan.

“Kami fokus infrastruktur perbaikan jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU),” ujarnya.

Nilai perbaikan jalan sepanjang 1000 kilometer mencapai sekitar Rp700 miliar. Namun, tidak bisa diselesaikan dalam setahun. “Kontrak tahun jamak, maksimum pada Maret tahun berikutnya harus sudah selesai,” ucapnya.

Fokus selanjutnya ada pada sektor pertanian dengan mendukung petani agar mudah mendapatkan peralatan dan pupuk. Selain itu, fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan.

 

Alasan Terlambat

Bupati Hendy juga menjelaskan, penyerahan draf KUA PPAS baru dilakukan sekarang karena penggunaan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan hal baru dari sebelumnya menggunakan Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda).

Selain itu, pengiriman KUA PPAS tidak segera dikirim karena pihaknya harus menata birokrasi terlebih dahulu, yakni menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah OPD untuk sementara. Jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 Plt.

“Tujuan kami mem-plt-kan untuk menyelesaikan masalah di minggu pertama dan kedua, untuk menggaji karyawan Pemda sebanyak 17.200 yang belum terbayar,” bebernya.

Sebab, bila gaji itu tidak terbayar, akan menjadi kendala lebih besar di kemudian hari. Untuk itulah, semua OPD diminta menghitung berapa gaji yang harus dibayar,” tutupnya.

Tagar. #apbd #apbd 2021 #apbd jember #SIPD

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 22 Oktober 2021, 14:42 WIB

ICJR: Reformasi Peradilan Pidana Stagnan, Respons Pemerintah Minim

Substansi RKUHP masih berpotensi menghadirkan overkriminalisasi dengan adanya sejumlah pasal karet.

selengkapnya
ICJR: Reformasi Peradilan Pidana Stagnan, Respons Pemerintah Minim
Proyek Kereta Cepat Tidak Boleh Pakai SiLPA APBN

Kamis, 21 Oktober 2021, 16:28 WIB

Proyek Kereta Cepat Tidak Boleh Pakai SiLPA APBN
Hadapi Ancaman Katastropik, APBN Bisa 'Lumpuh'

Selasa, 19 Oktober 2021, 19:56 WIB

Hadapi Ancaman Katastropik, APBN Bisa 'Lumpuh'
DBH-DAU Tak Lagi Wajib Dialokasikan untuk Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021, 11:24 WIB

DBH-DAU Tak Lagi Wajib Dialokasikan untuk Covid-19