×
×
Senin, 01 Maret 2021
OBS 2019
loading content

Anggaran PEN 2021 Rp356 T, Ini Rinciannya

Rabu, 18 November 2020, 15:50 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Anggaran PEN 2021 Rp356 T, Ini Rinciannya

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Istimewa)

Infoanggaran.com, Jakarta Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) akan dilanjutkan pada 2021 dengan total anggaran sebesar Rp356,5 triliun. Jumlah tersebut menyusut hampir setengahnya jika dibandingkan dengan anggaran PEN tahun ini sebanyak Rp695,2 triliun.

Adapun uang tersebut, kata Airlangga, akan digunakan untuk enam program pokok. “Mulai dari kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, dukungan UKM, pembiayaan korporasi, dan pemulihan lewat sektoral kementerian lembaga akan diteruskan tahun depan,” jelas Airlangga, Rabu (18/11/2020).

Airlangga mengatakan, dana untuk kesehatan jumlahnya sebesar Rp25,4 triliun. Selain itu, dia juga mengungkapkan akan ada dana khusus disiapkan untuk program vaksinasi di tahun depan.

"Untuk kesehatan di 2021 dilanjutkan dengan anggaran Rp25,40 triliun. Tahun depan kita juga akan siapkan dana khusus untuk program vaksinasi," ujar Airlangga.

Selain untuk kesehatan, dana PRN 2021 akan diarahkan untuk perlindungan sosial Rp110,20 triliun dan insentif usaha Rp20,40 triliun.

Kemudian, dana untuk dukungan UMKM sebanyak Rp28,80 triliun, pembiayaan korporasi Rp14,90 triliun, pemulihan ekonomi lewat sektoral kementerian dan lembaga sebesar Rp136,7 triliun.

Selain itu, Airlangga menyatakan beberapa program stimulus ekonomi akan terus dilakukan, mulai dari program padat karya hingga kredit usaha rakyat (KUR).

"Kita lihat juga pemerintah dorong stimulasi ekonomi antara lain, program padat karya pertanian, perikanan bantuan Presiden produktif untuk UMKM. Ada juga subsidi bunga mikro dan kelancaran kredit KUR mikro," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, komposisi anggaran dalam PEN akan mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi karena pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Kami sekarang melaporkan ke Komisi XI realisasi PEN dan komposisi PEN yang mengalami beberapa perubahan, karena kita melakukan evaluasi kalau ada program yang terlihat tidak mengalami kemajuan atau tantangannya besar," kata Sri.

Tagar. #airlangga hartarto #kemenko perekonomian #pemulihan ekonomi nasional #anggaran pen

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 26 Februari 2021, 20:25 WIB

Regulasi Perencanaan dan Keuangan Daerah Masih Bermasalah

Pendampingan dari Kemendagri terkait regulasi perencanaan dan keuangan daerah juga tidak maksimal.

selengkapnya
Regulasi Perencanaan dan Keuangan Daerah Masih Bermasalah
Program Vaksin Mandiri Resmi Dibuka, Ini Aturannya

Jumat, 26 Februari 2021, 19:16 WIB

Program Vaksin Mandiri Resmi Dibuka, Ini Aturannya