×
Kamis, 24 September 2020
loading content

Anggaran Pegawai Litbang Kementan Terlampau Besar

Senin, 14 September 2020, 20:48 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Anggaran Pegawai Litbang Kementan Terlampau Besar

Ilustrasi (Foto: Pikiran Rakyat)

Infoanggaran.com, Jakarta – Ketua Komisi IV DPR RI dari fraksi PDIP Sudin menilai anggaran pegawai Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp498,62 miliar atau 29,21 persen dari total anggaran sebesar Rp1,7 triliun, terlampau besar.

Pasalnya, Sudin menilai kinerja Balitbangtan tidak siginifikan dan pemerintah lebih baik mengimpor bibit daripada menghabiskan anggaran besar.

“Kita melihat di Litbang ini pegawainya saja gajinya hampir setengah triliun, belum belanja tetap, dan lain-lain. Kalau saya jadi pemerintah, dana Rp1,7 triliun lebih baik membeli bibit dan tidak usah ada Litbang,” kata Sudin, Senin (14/9/2020).

Untuk itu, pihaknya meminta agar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memfokuskan kinerja Balitabangtan kepada pengembangan bibit padi dan jagung, sehingga pemerintah tidak perlu lagi mengimpor.

“Ke depan cukup dua saja yang perlu difokuskan, padi dan jagung. Kembangkan secara besar, secara baik, secara mutu yang terbaik. Jadi kami tidak berharap beli benih jagung dari pengusaha,” jelas Sudin.

Selain itu, Sudin juga menyinggung soal lumbung pangan di Kalteng. Menurutnya, jika Balitbangtan tidak mengembangkan benih padi dan jagung, maka akan sulit mensukseskan program lumbung pangan yang letaknya di atas lahan gambut.

"Kemarin saya disentil, kalau membuka lokasi food estate di Kalteng apakah bisa dengan benih yang ada? Seharusnya kan dikembangkan dulu, diformulasi. Cari benih yang tahan di tingkat keasaman yang tinggi," tegasnya.

 

Program Terpisah

Pada kesempatan yang sama, Syahrul mengatakan pihaknya akan mulai menggarap lahan intensifikasi atau yang sudah memiliki saluran irigasi sekitar 30.000 Ha atau tepatnya 28.315 Ha, yang akan ditanami tahun ini. Sementara, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan mulai menanam singkong di atas lahan 60.000 Ha.

"Sedikit jadi catatan bahwa Menhan Prabowo Subianto ikut juga untuk menanam singkong 60.000 Ha tahun ini," kata Syahrul.

Kendati demikian, Mentan menegaskan proyek antara Kemhan dan Kementan itu tak akan tercampur, atau berada di luar lahan seluas 164.598 Ha tersebut.

Dengan demikian, nantinya Kemhan akan tetap menggarap penanaman singkong di lahan 60.000 Ha di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, tetapi tidak tergabung dalam lahan seluas 164.598 Ha tersebut.

Tagar. #APBN 2021 #anggaran pegawai #kementerian pertanian #Balitbangtan

Berita Terkait
DPR Nilai Anggaran Kementan Belum Efisien

Senin, 21 September 2020, 18:10 WIB

DPR Nilai Anggaran Kementan Belum Efisien
Target Penerimaan Pajak 2021 Turun 3,05 Persen

Jumat, 11 September 2020, 12:56 WIB

Target Penerimaan Pajak 2021 Turun 3,05 Persen
Pemerintah Ubah Alokasi Anggaran PEN 2021

Senin, 07 September 2020, 19:01 WIB

Pemerintah Ubah Alokasi Anggaran PEN 2021
Artikel Lainnya

Kamis, 24 September 2020, 15:04 WIB

Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun

Kenaikan utang itu disebabkan oleh peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

selengkapnya
Per Agustus 2020, Utang Pemerintah Rp5.594 Triliun
Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar

Rabu, 23 September 2020, 15:43 WIB

Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar