×
Kamis, 24 September 2020
loading content

Anggaran Kementerian ESDM 2021 Naik 2,9 Persen

Jumat, 11 September 2020, 12:55 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

Anggaran Kementerian ESDM 2021 Naik 2,9 Persen

Ilustrasi (katadata.co.id)

Infoanggaran.com, Jakarta – Komisi VII DPR RI menyepakati rencana kerja anggaran kementerian/lembaga (RKA-KL) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2021 sebesar Rp7 triliun. Anggaran ini mengalami peningkatan sekitar Rp200 miliar atau setara 2,9 persen dari pagu indikatif RAPBN 2021 yang hanya Rp6,8 triliun.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto saat membacakan hasil kesimpulan rapat dengar pendapat terkait pembahasan RKA-KL Kementerian ESDM, Kamis (10/9/2020) malam.

Berdasarkan paparan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial, pagu sebesar Rp7 triliun dialokasikan untuk enam program, yaitu dukungan manajemen Rp618,6 miliar atau 8,8 persen.

Kedua, dukungan manajemen mitigasi dan pelayanan geologi sebesar Rp1 triliun atau 14,2 persen dari total pagu. Lalu, dukungan manajemen pertambangan mineral dan batubara Rp458,2 miliar 6,5 persen.

Keempat, dukungan manajemen riset, inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebesar Rp521,77 miliar atau 7,4 persen. Kemudian, dukungan manajemen pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp 489,72 miliar atau 6,9 persen.

Terakhir, dukungan manajemen energi dan ketenagalistrikan sebesar Rp3,9 triliun atau sekitar 55,8 persen dari total pagu Rp7 triliun. Alokasi Rp3,9 ini menyangkut anggaran Ditjen Migas Rp2 triliun, Ditjen Gatrik Rp174 miliar, Ditjen EBTKE Rp1,3 triliun, BPH Migas Rp271 miliar, dan BPMA Rp69 miliar.

 

Capai 38,7 Persen

Sebelum membahas anggaran 2021, Kementerian ESDM juga melaporkan realisasi anggaran 2020 hingga 31 Agustus 2020. Dari total pagu APBN 2020 Rp6,2 triliun, realisasi anggaran hingga 31 Agustus telah mencapai Rp2,4 triliun atau 38,7 persen.

Ego merinci serapan anggaran Kementerian ESDM berdasarkan jenis belanja, yaitu realisasi belanja pegawai sebesar Rp545,3 miliar atau 59,1 persen dari pagu Rp921,7 miliar, belanja barang Rp1,1 triliun atau 33,38 persen dari pagu Rp3,3 triliun, dan realisasi belanja modal Rp743,2 miliar atau 38,40 dari total pagu Rp1,9 triliun.

Kendati relatif rendah dibandingkan K/L lainnya, Ego mengklaim realisasi anggaran lebih tinggi dari target yang ditetapkan Kementerian ESDM hingga akhir Agustus 2020 sebanyak 37,6 persen.

“Itu lebih tinggi 1,1 persen dari target. Sejauh ini realisasinya masih on the track," kata Ego.

Dengan sisa waktu sekitar empat bulan di tahun anggaran 2020, Ego yakin Kementerian ESDM bisa mengoptimalkan pagu anggaran Rp6,2 triliun. “Kami menargetkan anggaran di Desember nanti bisa terserap 94,14 persen," pungkasnya.

Tagar. #rapbn 2021 #dpr #kementerian esdm #pagu indikatif

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Rabu, 23 September 2020, 15:43 WIB

Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar

Pagu anggaran Kemenag pada 2021 Rp66,96 triliun atau naik Rp287,8 miliar dari pagu indikatif dalam RAPBN 2021.

selengkapnya
Anggaran Kemenag 2021 Naik Rp287,8 Miliar