×
×
Sabtu, 28 November 2020
OBS 2019
loading content

Alokasikan Rp20 T Lebih, DPR Desak Transparansi Anggaran Vaksin Covid-19

Jumat, 23 Oktober 2020, 11:47 WIB
Penulis: Redaksi
Editor: Jimmy Radjah

Alokasikan Rp20 T Lebih, DPR Desak Transparansi Anggaran Vaksin Covid-19

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto: Bisnis.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah membuka transparansi penggunaan anggaran dalam pengadaan vaksin Covid-19. Pasalnya, alokasi anggaran untuk pemberian vaksinansi antivirus Covid-19 ini besar -- lebih dari Rp20 triliun.

Jumlah sebesar itu terdiri dari anggaran pembelian vaksin sebesar Rp18 triliun dan anggaran lain untuk persiapan vaksinasi Rp3,7 triliun.

"Berapa harga vaksinnya, berapa yang harus dibayar masyarakat, dan kelompok masyarakat mana yang digratiskan ini harus jelas," kata Netty pada Jumat (23/10/2020).

Netty menekankan bahwa anggaran merupakan amanat rakyat yang harus dikelola secara akuntabel dan transparan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan publik.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah wajib melaporkan secara reguler dan detail mengenai anggarannya, karena pengadaan vaksin semata-mata untuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19.

"Bukan untuk dijadikan proyek oleh orang-orang yang punya kepentingan," tuturnya.

 

Transparansi Hasil Uji Vaksin

Selain transparansi di bidang anggaran, Netty juga meminta pemerintah untuk menunjukkan hasil data mengenai uji klinis fase 3 yang kini tengah dilakukan di beberapa negara, sehingga kekhawatiran masyarakat dapat dijawab.

Dia beranggapan bahwa keterangan izin penggunaan vaksin Covid-19 sebagai obat darurat juga perlu disampaikan ke masyarakat.

"Karena saat ini di masyarakat isunya menjadi liar, aman atau tidak vaksin ini? Jangan sampai vaksin yang diberikan masih setengah jadi, ini akan membahayakan penduduk," ujarnya.

Pemerintah berencana melakukan penyuntikan vaksin kepada 160 juta penduduk dalam setahun ke depan untuk mencapai herd immunity, atau terciptanya kekebalan masyarakat terhadap virus Covid-19.

Vaksin yang digunakan dalam vaksinasi massal Covid-19, di antaranya vaksin Sinovac, G42/Sinopharm, dan CanSino Biologics yang dikembangkan oleh Tiongkok.

Vaksin-vaksin tersebut akan diberikan ke berbagai lapisan masyarakat dengan rentang usia 19 hingga 59 tahun.

Tagar. #DPR RI #harga vaksin corona #vaksin covid-19 #Transparansi Anggaran

Berita Terkait
Pemerintah Harus Siapkan Anggaran Vaksin Covid-19

Selasa, 06 Oktober 2020, 19:34 WIB

Pemerintah Harus Siapkan Anggaran Vaksin Covid-19
Dalam RUU Ciptaker, Upah Minimum Sektoral Dihapus

Senin, 28 September 2020, 11:34 WIB

Dalam RUU Ciptaker, Upah Minimum Sektoral Dihapus
Menag Potong Dana BOS, DPR Meradang

Selasa, 08 September 2020, 16:44 WIB

Menag Potong Dana BOS, DPR Meradang
DPR Minta Pemerintah Kendalikan Defisit pada 2021

Kamis, 03 September 2020, 11:52 WIB

DPR Minta Pemerintah Kendalikan Defisit pada 2021
RUU PKS Terbentur dengan Paradigma Masyarakat

Selasa, 04 Agustus 2020, 19:51 WIB

RUU PKS Terbentur dengan Paradigma Masyarakat
Artikel Lainnya

Jumat, 27 November 2020, 19:26 WIB

Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah

Banyak program yang tidak terlaksana karena fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

selengkapnya
Serapan APBD Sulsel Baru 55,45 Persen, Rp4,9 T Dana Mengendap di Kas Daerah
Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya

Jumat, 27 November 2020, 17:12 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Dipangkas, Ini Alasannya