×
Senin, 26 Oktober 2020
loading content

Airlangga Yakin Anggaran PEN Akan Terserap 100 Persen

Jumat, 25 September 2020, 19:40 WIB
Penulis: Yenglis Dongche
Editor: Jimmy Radjah

Airlangga Yakin Anggaran PEN Akan Terserap 100 Persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Istimewa).

Infoanggaran.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini akan terserap 100 persen. Artinya, anggaran sebesar Rp695,2 triliun untuk penanganan dan penanggulangan pemulihan ekonomi domestik yang anjlok akibat Covid-19 bakal habis terserap.

“Akhir tahun ini, anggaran PEN akan terserap semuanya,” jelas Airlangga Jumat (25/9/2020).

Lebih lanjut dia merinci, dana untuk kesehatan diproyeksikan terserap 95 persen, sementara untuk perlindungan sosial 119 persen.

Selanjutnya, untuk kementerian/lembaga (K/L) atau pemerintah daerah (pemda) sebesar 67 persen.

Adapun untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Airlangga memperkirakan akan terserap 100 persen. Untuk korporasi sebanyak 92 persen, dan insentif usaha 100 persen.

Hingga saat ini realisasi anggaran penanganan pandemi virus corona sejauh ini baru sebesar Rp254 triliun atau 38 persen dari total anggaran Rp695,2 triliun.

"Penyerapan sektor kesehatan sudah 21 persen, perlindungan sosial 57 persen, K/L dan pemda 19,35 persen, insentif usaha 18,43 persen, dan UMKM 47,57 persen," jelas Airlangga.

Airlangga mengungkapkan, penyerapan program PEN baru dimulai di awal Juni 2020. Karena itu, pemerintah akan berupaya mendorong percepatan realisasi anggaran hingga akhir tahun.

"Artinya, tingkat penyerapan sekitar 40 persen dicapai hanya dalam kurun tiga bulan tiga pekan. Dengan tingkat penyerapan yang makin cepat ke depan, kami perkirakan bahwa anggaran PEN sebesar Rp695,2 triliun akan dapat terserap hingga 100 persen," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sejak Agustus sampai September 2020 sudah terjadi percepatan penyerapan dana penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut khususnya sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kementerian/lembaga (K/L) meningkatkan kemampuan menyerap anggaran yang sudah disiapkan.

Sri Mulyani memaparkan, realisasi anggaran untuk kesehatan naik 4,48 triliun menjadi Rp18,45 triliun, perlindungan sosial naik Rp21,51 triliun menjadi Rp134,45 triliun, sektoral K/L dan pemerintah daerah naik 6,78 triliun menjadi Rp20,53 triliun, insentif usaha naik 3,38 triliun menjadi Rp22,23 triliun, dan dukungan untuk UMKM naik 6,66 triliun menjadi Rp58,74 triliun.

 

Realokasi

Kendati demikian, Airlangga juga memprediksi akan ada serapan anggaran pada beberapa sektor yang tidak akan mencapai 100 persen. Misalnya, sektor kesehatan diprediksi sebesar Rp84,02 triliun, atau 95,96 persen dari anggaran Rp87,55 triliun.

Kemudian, serapan sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah diproyeksi sebesar Rp71,55 triliun, atau 67,42 persen dari Rp106,11 triliun.

Selanjutnya, serapan pembiayaan korporasi diproyeksi mencapai Rp49,05 triliun, atau 89,64 persen dari pagu anggaran Rp53,60 triliun. 

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan mengalihkan dana sisa (atau tidak terpakai) agar terserap semuanya. “Pemerintah akan melakukan realokasi dana PEN supaya bisa terserap 100 persen,” pungkasnya.

Tagar. #resesi ekonomi #airlangga hartarto #pemulihan ekonomi nasional #anggaran covid-19 #PEN

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 23 Oktober 2020, 15:31 WIB

Realisasi Capai 84 Persen, Komisi VIII Yakin Belanja Kemensos Tepat Sasaran

Realisasi anggaran Kemensos mencapai sebesar Rp112,6 triliun atau 84 persen dari total pagu Rp134 triliun.

selengkapnya
Realisasi Capai 84 Persen, Komisi VIII Yakin Belanja Kemensos Tepat Sasaran
Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN

Jumat, 23 Oktober 2020, 12:22 WIB

Bamsoet Minta Menkeu Jelaskan Pemanfaatan ULN