×
×
Minggu, 25 Juli 2021
OBS 2019
loading content

79 Persen DBH Cukai Hasil Tembakau untuk Kesehatan

Selasa, 10 November 2020, 15:11 WIB
Penulis: Maryono
Editor: Jimmy Radjah

79 Persen DBH Cukai Hasil Tembakau untuk Kesehatan

Ilustrasi. (jatimtimes.com)

Infoanggaran.com, Jakarta – Sebesar 79,64 persen atau Rp2,62 triliun Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) diprioritaskan untuk bidang kesehatan guna meningkatkan sarana dan prasarana, pelayanan, serta pembayaran iuran JKN.

Sisanya sekitar 20,36 persen digunakan untuk peningkatan kualitas bahan baku Rp308,64 miliar, ketenagakerjaan Rp160,61 miliar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Rp144,85 miliar.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja (raker) bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Senin (9/11/2020) kemarin.

“Komposisinya (DBH CHT) memang masyoritas masih di bidang kesehatan yaitu Rp2,62 triliun,” jelas Sri Mulyani.

Menurut paparan Sri Mulyani, total realisasi DBH CHT ke daerah sudah mencapai Rp2,66 triliun atau 80,22 persen dari total pagu Rp3,29 triliun.

Rinciannya, realisasi DBH CHT untuk kesehatan sebesar Rp1,14 triliun atau 43,51 persen dari pagu Rp2,62 triliun, peningkatan kualitas bahan baku Rp182,83 miliar dari pagu Rp308,64 miliar.

Lalu untuk ketenagakerjaan terealisasi Rp64,06 miliar atau 39,89 persen dari pagu Rp160,61 miliar dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Rp42,25 miliar atau 29,17 persen dari total pagu Rp144,85 miliar.

 

Total Realisasi Rp93 Triliun

Secara keseluruhan, kata Sri Mulyani, realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) per 5 November 2020 sudah mencapai Rp93,54 triliun atau 99 persen dari total pagu Rp94,40 triliun.

Sri Mulyani berharap dana DBH tidak mengendap di rekening kas umum pemerintah daerah. “DBH disalurkan berdasarkan kinerja pemerintah daerah. Tapi kami tentu tidak berharap DBH yang ditransfer, dananya hanya pindah ke account pemda saja,” imbuhnya.

Selain DBH, realisasi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp351,1 triliun atau 91,4 persen dari total pagu Rp384,38 triliun. Rinciannya, DAU Formula Rp347,87 triliun dan DAU Tambahan Rp3,43 triliun.

“Kita berharap realisasinya nanti akan bisa meningkat pada Desember 2020,” jelas Sri Mulyani.

Lalu Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terealisasi Rp50,2 triliun atau 93,3 persen dari pagu Rp53,8 triliun. Dana ini diperuntukkan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan.

Sedangkan realisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp11,33 triliun atau 75 persen dari total pagu Rp15,11 triliun. “Dana Otsus ini untuk membiayai bidang pendidikan, kesehatan, maupun untuk penanganan Covid-19,” imbuh Menkeu.

Tagar. #kemenkeu #cukai rokok #tkdd #DBH

Berita Terkait
Artikel Lainnya

Jumat, 23 Juli 2021, 18:45 WIB

Penuhi Hak Dasar Masyarakat Sebelum Terapkan Pemidanaan

Esensi pembatasan sosial adalah pencegahan penularan sesama manusia, sehingga penghukuman bukanlah solusi.

selengkapnya
Penuhi Hak Dasar Masyarakat Sebelum Terapkan Pemidanaan
Penerimaan Cukai Rokok Naik 21 Persen

Jumat, 23 Juli 2021, 18:01 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Naik 21 Persen