Ilustrasi coronavirus (Foto: alinea.id)

Oleh:  Yenglis Dongche   25-03-2020 14:00 WIB

Infoanggaran.com, Jakarta – Pemerintah menanggung biaya pelayanan kesehatan pasien virus corona (Covid-19) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kebijakan penanggungan biaya oleh pemerintah melalui APBN dan/atau APBD tersebut akan diberikan kepada pasien yang tidak ditanggung oleh asuransi.

“Pandemi virus corona tidak masuk dalam kategori yang bisa di-cover oleh BPJS Kesehatan, maka untuk pendanaannya diambil dari APBN dan/atau APBD,” kata Sri dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

 

Baca juga: Ini Penyebab BPJS Kesehatan Belum Bisa Jamin Pasien Covid-19

 

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan untuk menanggung biaya pelayanan kesehatan pasien Covid-19 merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Corona Virus sebagai Penyakit Dapat Menimbulkan Wabah dan Penanggulangannya.  Kebijakan ini telah diteken oleh Menteri Kesehatan pada 4 Februari 2020.

Merujuk pada kebijakan itu, maka segala bentuk pembiayaan terkait penanggulangan corona dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara untuk pembiayaan pasien Covid-19, akan disentralisasikan melalui Kementerian Kesehatan dan verifikasinya dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Hal itu dilakukan agar rumah sakit memiliki kepastian bahwa mereka akan mendapatkan pembayaran dengan merawat para pasien penderita Covid-19.

 

Baca juga: Begini Aturan Ubah Anggaran untuk Corona

 

Mengenai APBD, Presiden Joko Widodo telah meminta pemerintah daerah mengalihkan anggaran yang tidak prioritas di APBD untuk penanganan Covid-19.

"Anggaran-anggaran perjalanan, pertemuan, belanja-belanja lain yang tidak dirasakan langsung oleh masyarakat segera harus dipangkas karena kondisi fiskal kita sekarang ini bukanlah sebuah kondisi yang enteng," kata Jokowi, Selasa (24/3/2020).

 

Penulis: Yenglis D

Editor: Yenglis D









Info-Anggaran Info-Anggaran Info-Anggaran Info-Anggaran Info-Anggaran Info-Anggaran



Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 15:00 WIB

Jokowi Minta Laporan Realokasi Anggaran untuk Corona di Daerah




Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 13:29 WIB

Riza Patria Terpilih Jadi Wagub DKI




Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 13:30 WIB

Tak Ada Remisi Bagi Napi Korupsi




Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 13:06 WIB

Platform Gotong Royong Warga Terkait Covid-19 Diluncurkan




Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 12:30 WIB

Pelanggar PSBB Tak Bisa Disanksi




Info-Anggaran Berita

  06-04-2020 11:00 WIB

KMSI Kaltim Minta DPR Tunda RUU Minerba




Info-Anggaran Berita

  05-04-2020 17:00 WIB

Covid-19: ‘Badai’ yang Kini Harus Dihadapi Nelayan Tradisional







   TENTANG KAMI |   KARIER |  IKLAN | HUBUNGI KAMI |    DISCLAIMER



©2019 Info Anggaran. Hak cipta dilindungi Undang-undang.Kebijakan Privasi